Peserta Musda Hipmi di Karawang Ini Bingung, Disuruh Tes Corona tapi Gak Ada yang Respons

Peserta Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Karawang

Institut Kesehatan Nasional / AFP
Gambar ini diperoleh 12 Maret 2020, milik National Institutes of Health (NIH) / NIAD-RML menunjukkan gambar mikroskop elektron transmisi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS, karena partikel virus (benda bulat emas) muncul dari permukaan sel yang dikultur di lab, paku di tepi luar partikel virus memberi coronavirus nama mereka, seperti mahkota. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Peserta Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Karawang asal Kabupaten Garut meminta untuk dilakukan pemeriksaan. Permintaan itu sesuai arahan dari Gubernur Jabar.

Dalam Musda tersebut, dihadiri Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana dan Bupati Karawang, Celica Nurachdianna yang sudah dinyatakan positif corona.

"Pak Gubernur menyebut jika peserta Musda masuk ODP (orang dalam pemantauan). Kami minta untuk diperiksa. Tapi dari Dinkes Garut belum ada tanggapan," ujar Evan Saeful Rohman, Ketua Badan Otonom BPC HIPMI Kabupaten Garut saat dihubungi, Selasa (24/3/2020).

Evan bahkan sudah mengisolasi diri sejak seminggu lalu di rumahnya. Saat menghubungi tim penanganan Covid-19 Garut, tidak ada arahan yang jelas. Petugas dari Dinkes atau Puskesmas juga tak melakukan pemeriksaan.

Peserta Acara Keagamaan di Lembang Capai 2000, Ridwan Kamil Minta Ikut Rapid Test Covid-19

"Saya telepon ke 119 tidak ada yang angkat. Kontak ke Jubir tim penanganan, disarankan periksa ke Puskesmas. Tapi kalau periksa ke Puskesmas, apakah bakal dites covid?" ucapnya.

Ketua Dewan Pembina HIPMI Garut, Ervin Luthfi, mempertanyakan tak adanya alat rapid test di Garut. Padahal peserta Musda HIPMI dari Garut sudah siap mengikuti arahan Gubernur Jabar.

"Semua pengurus HIPMI Garut yang hadir dalam Musda HIPMI Jawa Barat di Karawang, kondisinya baik-baik saja. Tidak ada satupun yang sakit. Bahkan, beberapa di antaranya telah mengisolasi diri," kata Ervin.

Ervin menyebut sangat menunggu arahan dari pemerintah. Ia bersama pengurus lain yang hadir, akan melakukan isolasi diri. Meski tidak ada yang mengeluh sakit.

Ketua Umum HIPMI Garut, Arafat El Jihad, menyebut para pengurus HIPMI di seluruh Jabar sudah melakukan langkah-langkah antisipasi. Salah satunya dengan mendata peserta Musda dan meminta isolasi diri secara mandiri.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Mess dan Graha Persib Bandung Disemprot Disinfektan

Sejak 17 Maret, para peserta Musda sudah melakukan isolasi mandiri. Arafat mengaku, ia menjadi pimpinan sidang-sidang pleno saat acara Musda. Secara langsung ia banyak berinteraksi dengan pengurus dam Ketua Umum HIPMI Jabar terpilih.

"Kebanyakan yang positif itu tamu undangan yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Kami juga tetap hati-hati walau tidak merasakan gejala," ucap Arafat.

Arafat memperhitungkan, sejak pelaksanaan Musda tanggal 9 Maret, sampai saat ini sudah lewat dari 14 hari. Adanya arahan dari Gubernur, pihaknya akan mengikuti dan melakukan pemeriksaan.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved