Peserta Acara Keagamaan di Lembang Capai 2000, Ridwan Kamil Minta Ikut Rapid Test Covid-19

Pasalnya, dalam acara keagamaan yang digelar pada 3 hingga 5 maret tersebut ada jemaat atau peserta seminar yang positif terpapar Virus Corona (Covid-

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Theofilus Richard
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta peserta acara keagamaan yang digelar Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Hotel Lembang Asri, Kabupaten Bandung Barat (KBB) segera melakukan rapid test.

Pasalnya, dalam acara keagamaan yang digelar pada 3 hingga 5 maret tersebut ada jemaat atau peserta seminar yang positif terpapar Virus Corona (Covid-19).

"Acara keagamaan di Lembang itu juga ada yang positif," ujarnya Ridwan Kamil saat konferensi pers di Bandung, Selasa (24/3/2020).

Di Tengah Wabah Virus Corona, Warga yang Butuh Layanan Pemkot Cimahi Bisa Menghubungi Nomor Ini

Ridwan Kamil meminta peserta acara GBI di Lembang segera melapor ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat untuk mengikuti rapid test.

"Kami imbau kepada para peserta seminar GBI di Lembang agar segera melaporkan juga kepada Dinkes setempat untuk rapid test yang kami sudah siapkan. Bahkan saya dengar pesertanya ada 2000 orang dibagi ke dalam empat sesi seminar," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengumumkan pasien dalam Pengawasan (PDP) asal KBB yang meninggal dunia beberapa hari lalu dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19).

Pasien tersebut diketahui merupakan seorang pendeta asal Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, KBB, yang sempat mengikuti kegiatan keagamaan di Hotel Lembang Asri KBB pada 3-5 Maret 2020.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Nanang Ismantoro, mengatakan pendeta tersebut memiliki mobilitas yang cukup tinggi.

Bahkan di tengah pandemi virus corona, pendeta tersebut masih sempat berkunjung ke Israel.

"Di KBB yang positif itu ada dua. Pertama pendeta yang sudah meninggal dan yang satunya lagi istrinya, saat ini sedang diisolasi di RSHS Bandung," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Imbas Virus Corona, Pemkab Ciamis Resmi Menunda Pelaksanaan Pilkades Serentak

Seorang Pasien Positif Virus Corona di KBB Meninggal, Sempat Ikut Acara Keagamaan Awal Maret

Pengawasan Tiga Cluster

Tercatat ada tiga kepala daerah di Jawa Barat yang positif terpapar virus corona Covid-19.

Hal itu didapat setelah ketiganya menjalani tes mandiri Covid-19.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, dan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, sudah terlebih dahulu mengonfirmasi diri dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Terbaru, adalah Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

“Ada satu lagi kepala daerah yang sudah melakukan tes dan hasilnya positif, yaitu Bupati Karawang. Tadi memberikan informasi terkait hasilnya. Saya udah minta izin melaporkan,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (24/3/2020).

 Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Kena Virus Corona: Tak Alami Gejala tapi Virus Itu Tetap Masuk

“Jadi sudah ada tiga kepala daerah yang positif terinfeksi virus corona. Yaitu, Wali Kota Bogor, Wakil Wali Kota Bandung, dan Bupati Karawang,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved