Pasien Suspect Corona Dipulangkan Rumah Sakit tapi Ditolak Warga Kampung, Terpaksa Menginap di Hotel

"Enggak berani pulang. Kami mau enggak mau jadi di hotel dekat rumah sakit. Enggak diterima orang kampung karena hasil tes virus corona belum ada,"

Pixabay
Ilustrasi terinfeksi virus corona. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Perlakuan rumah sakit terhadap istrinya yang diduga terinfeksi virus corona atau Covid-19 membuat pria berinisial SH kecewa.

Istri SH dipulangkan meski kondisinya masih buruk setelah diisolasi selama tiga hari.

Masalah tak hanya di rumah sakit, SH pun harus menerima kenyataan tak bisa kembali karena ditolak warga kampung.

Akibatnya, SH dan istrinya tidak kembali ke rumah melainkan menyewa kamar hotel.

"Enggak berani pulang. Kami mau enggak mau jadi di hotel dekat rumah sakit," ujar SH saat dihubungi, Rabu (18/3/2020).

"Karena apa? Enggak diterima orang kampung karena hasil tes belum ada," kata SH.

Semua bermula ketika SH menemani istri berjuang mendapat pemeriksaan Covid-19.

Mengaku Suspect Corona, Pria Ini Curhat Soal Masuk Ruang Dekontaminasi: Isinya Orang Batuk Semua

Dokter Handoko Gunawan, Viral Mati-matian Tangani Pasien Corona, Dedikasi Tinggi di Usia Senja

Dalam kasus ini, TribunJakarta.com menyebut istri SH sebagai A, bukan inisial nama sebenarnya.

Pada Minggu (15/3/2020) pukul 21.00 WIB, SH mengantarkan A pergi ke salah satu RUSD di Jakarta.

Saat itu A mengalami sejumlah keluhan menyerupai gejala virus corona hampir mirip dengan flu.

Halaman
1234
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved