Setelah Pengumuman Lockdown, Istri PM Spanyol Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

Dalam keterangan kantor PM, baik Begona maupun suaminya dalam keadaan baik. Mereka berada di kediaman mereka sesuai anjuran otoritas kesehatan.

AFP/CHARLY TRIBALLEAU
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan istrinya, Begona Gomez ketika sampai di Bandara Izumisano, Prefektur Osaka, Jepang, pada 27 Juni 2019 untuk menghadiri pertemuan G-20. Begona dilaporkan menderita virus corona beberapa jam setelah suaminya mengumumkan lockdown. 

TRIBUNJABAR.ID, MADRID - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, mengumumkan lockdown di negaranya.

Warga Spanyol dilarang keluar rumah kecuali bekerja atau membeli kebutuhan harian.

Setelah pengumuman tersebut, diketahui ternyata sang istri, Begona Gomez, positif terinfeksi virus corona.

Dalam keterangan kantor PM, baik Begona maupun suaminya dalam keadaan baik. Mereka berada di kediaman mereka sesuai anjuran otoritas kesehatan.

Persib Bandung vs PSS Sleman, Adu Ketangguhan Pemain Sayap

Dilansir AFP dan BBC Sabtu (14/3/2020), pemerintah Negeri "Matador" memutuskan menutup museum, pusat kebudayaan, hingga kegiatan olahraga.

Restoran dan kafe diminta untuk melayani layanan antar saja, dengan bank maupun stasiun pengisian bahan bakar tetap buka di tengah wabah virus corona.

Dikutip Sky News, kementerian dalam negeri bakal mengontrol kepolisian, dengan pasukan keamanan disiapkan guna berjaga-jaga.

Sanchez menyatakan, kebijakan itu merupakan bagian dari pengumuman darurat nasional yang dia sampaikan, dan berdurasi 15 hari.

Rasakan Gejala Virus Corona, Warga Kota Bandung Bisa Telepon 119, Ini Imbauan Wali Kota

PM Spanyol yang menjabat sejak 2018 itu berkata, krisis akibat corona membutuhkan "keputusan luar biasa", di mana dampaknya bisa menghantam ekonomi.

Dalam pernyataannya, Sanchez meminta semua wilayah mengesampingkan ideologi mereka dan bersatu demi kepentingan rakyat.

"Saya ingin memberi tahu para pekerja, wirswasta, dan pengusaha bahwa pemerintah akan melakukan segala upaya untuk meredam krisis ini," kata dia.

Hingga saat ini, Negeri "Matador" melaporkan adanya 6.250 kasus dan 193 korban meninggal, kenaikan setelah sebelumnya diumumkan 120 korban meninggal.

Ini merupakan kondisi darurat nasional kedua yang diumumkan oleh Spanyol, setelah sebelumnya adalah peristiwa petugas pengontrol lalu lintas udara 2010 silam.

Positif Terinfeksi Virus Corona, Kondisi Menhub Budi Karya Membaik, Tugas Digantikan Luhut

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved