Gula Pasir Langka

Di Cimahi, Gula Pasir Sudah 'Menghilang' Sejak 3 Hari Lalu, Tersedia di Supermarket

Gula pasir atau gula putih di Kota Cimahi sudah langka sejak tiga hari lalu. Di sejumlah pasar, bahkan di minimarket, gula pasir sudah tak tersedia.

Tribunjabar.id/Daniel Andreand Damanik
Gula pasir di pusat perbelanjaan Yogya Plaza Cimahi, Rabu (11/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Gula pasir atau gula putih di Kota Cimahi sudah langka sejak tiga hari lalu.

Di sejumlah pasar, bahkan di minimarket, gula pasir sudah tak tersedia.

Banyak warga yang kesulitan mendapatkan gula pasir.

Tribunjabar.id, menyambangi sejumlah tempat penjualan semabko dan minimarket untuk mengecek keberadaan gula pasir.

Lokasi pertama yang disambangi ialah tempat perbelanjaan Superindo yang ada di Jl Amir Machmud Cimahi.

Perjuangan Anna yang Sempat Tertimbun dan Selamat dari Reruntuhan Rumahnya Saat Gempa di Sukabumi

Saat Tribun melakukan pemantauan langsung pada bagian lorong penjualan gula dan tepung, tidak terlihat ada gula pasir yang dipajang.

Saat mencoba bertanya kepada seorang karyawan Superindo, Pria yang menggunakan seragam putih dan celana hitam tersebut mengatakan bahwa stok gula pasir kosong. Hal tersebut sudah terjadi selama tiga hari.

Seorang pembeli yang sempat ditemui Tribun Jabar, Ratna Dwi (33) warga Baros, Cimahi mengatakan bahwa dirinya sudah hari kedua mencoba membeli gula ke swalayan tersebut, namun masih belum tersedia.

Setelah dari lokasi tersebut, Tribun kembali menuju Yogya Plaza Cimahi yang lokasinya berjarak sekira 100 meter dari lokasi pertama.

Di lokasi tersebut tersedia gula pasir yang pada bagian depannya dituliskan "Gula Pasir Lokal". Gula tersebut dikemas dalam plastik bening yang setiap bungkusnya memiliki berat 500 gram. Harganya, setiap satu plastik berkapasitas 500 gram, dijual seharga Rp 7.500.

Usai menyambangi lokasi tersebut, Tribun kemudian menuju Pasar Atas Baru, Cimahi. Di pasar tersebut, Cucu (30), seorang pedagang di Toko Dedi Blok E005 tersebut mengatakan bahwa sudah tiga hari kiosnya kehabisan stok gula pasir.

"Terakhir tiga hari yang lalu, gula lokal yang dibungkus plastik, terakhir saya jual harganya Rp 17.000 perkilogram, kalau sekarang kosong, dan mungkin harganya tinggi," kata Cucu saat ditemui Tribun Jabar di kiosnya, Rabu (11/3/2020).

Kala.Kini.Nanti Seni Digital Bikin Kamu Seolah Berada di Hutan atau di Luang Angkasa, Ada di Bandung

Lokasi terakhir yang disambangi ialah Ramayana Cimahi. Saat mencoba mengitari pusat perbelanjaan tersebut, tepat di bagian lantai 3, menjual sejumlah kebutuhan pokok dan rumah tangga.

Tidak ditemukan gula pasir. Seorang petugas pun mengatakan bahwa sudah hampir satu minggu, Ramayana Cimahi kehabisan stok gula pasir.

Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved