Breaking News:

WNI Positif Terkena Virus Corona

2 OJEK ONLINE Diobservasi karena Kontak dengan Pembantu Pasien Virus Corona, Ini Nasibnya Sekarang!

Dua pengemudi ojek online yang sebelumnya diobservasi karena pernah kontak dengan asisten rumah tangga pasien virus corona Covid-19 asal Singapura.

freepik
Ilustrasi penyakit virus corona 2019 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dua mitra atau pengemudi ojek online yang sebelumnya diobservasi karena pernah kontak dengan asisten rumah tangga pasien virus corona Covid-19 asal Singapura, dinyatakan sehat dan telah dipulangkan ke keluarga masing-masing.

Sebelumnya, kabar mengenai dua mitra ojol ini sempat menghebohkan sosial media.

Kedua driver ojek online bersama 15 orang orang lainnya tersebut diperbolehkan meninggalkan tempat observasi di Asrama Haji Batam Center, setelah hasil uji lab menyatakan hasil pemeriksaan negatif Covid-19, seperti yang tertera dalam surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Batam pada 7 Maret 2020.

Dulu Dibully, Anak Tukang Ojek Ini Kini Jadi Kowad TNI, Tekadnya Dipuji Istri KSAD Andika Perkasa

”Alhamdulillah, 15 yang dikarantina terkait case 103 Singapura sudah selesai. Mereka sudah dipulangkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, melalui rilis yang diterima, Senin (9/3).

Dia menjelaskan, selama masa karantina, ke-15 orang tersebut berada dalam kondisi baik dan tidak memperlihatkan gejala yang mengarah pada Covid-19.

”Hasilnya baik. Semua sudah menyelesaikan proses karantina mereka. Baik yang dikarantina di Asrama haji maupun yang di rumah pribadi. Tidak ada satupun yang positif. Jadi, sudah boleh kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Didi menambahkan, karena mereka yang dikarantina negatif Covid-19 dan sudah dipulangkan, membuktikan Batam masih bebas Covid-19, namun pengawasan di pintu masuk wisatawan mancanegara tetap dilakukan.

4 Penimbun Masker Ditangkap Polisi di Bogor, Modal Awal Rp 20 Juta Omzetnya Rp 160 Juta

Tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) masih terus memantau melalui pemindai suhu tubuh. Meskipun belum ada korban positif, warga tetap diminta untuk menjaga kesehatan.

”Kalau dari luar biasakan mencuci tangan, makan dan makanan yang bisa membantu tubuh menjadi lebih sehat serta menjaga imun tubuh tetap baik,” tuturnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved