Pencarian Hari Ketiga Korban Longsor di Tasikmalaya, Ajengan Didi Belum Juga Ditemukan

Pencarian hari ketiga korban longsor di Tasikmalaya. Ajengan Didi belum juga ditemukan.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Tim SAR gabungan mencari ajengan Didi dengan cara menyemprotkan air ke lahan belas longsoran, Senin (2/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Memasuki hari ketiga upaya pencarian ajengan Didi (63) yang diduga tertimbun longsor di Kampung Palasari, Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (2/3/2020), masih belum menemukan hasil.

Faktor yang menjadi kendala sehingga tim SAR gabungan yang terdiri dari relawan, warga, TNI, Polri, Basarnas dan BPBD, adalah tidak adanya saksi mata di mana korban tertimbun.

Proses pencarian pun dilakukan dengan menduga-duga.

Nurdin (45), keponakan korban, mengatakan, jika sampai hari terakhir tanggap darurat, Selasa (3/3), pamannya masih juga belum ditemukan, pihak keluarga akan pasrah dan ikhlas.

"Kami sudah berembuk, jika paman kami tetap tidak ditemukan, kami pasrah dan ikhlas. Karena memang harus seperti itu takdirnya," kata Nurdin.

Ia menuturkan, pada Jumat (28/2/2020) subuh, korban pamit mau mengontrol aliran air.

Korban sehari-harinya adalah petani.

Salah satu lokasi yang biasa dilihat adalah di titik musibah di Kampung Palasari.

"Begitu ada kabar musibah longsor sekitar pukul 05.30, kami terkejut dan khawatir. Kami langsung menuju lokasi dan tak menemukan paman kami. Namun saat itu masih belum yakin," ujar Nurdin.

Barulah keluarga yakin Didi tertimbun, setelah ditunggu hingga memasuki waktu salat Jumat dia tidak muncul-muncul.

Keluarga pun akhirnya berduka.

"Kami mungkin besok mulai melakukan tahlilan. Kalau memang Mang Didi sudah meninggal, kami bersama warga akan mendoakan semoga paman kami diterima di sisi-Nya," kata Nurdin.

Danramil Cirayong, Kapten Ahndriyono, mengatakan, jika sampai Selasa (3/3/2020) upaya pencarian masih tidak membawa hasil, pihaknya akan mengadakan rapat gabungan dan menemui pihak keluarga.

"Tapi sesuai perintah Pak Dandim selaku Koordinator Satgas Penanggulangan Bencana, kami tetap berupaya keras mencari korban," ujar Handriyono.

Upaya pencarian sendiri menggunakan semprotan air dibantu personil tim SAR gabungan.

Sopir Mengantuk, Honda Freed Jadi Pemicu Tabrakan Beruntun di Tasik, Libatkan 2 Mobil Lain dan Motor

Virus Corona Masuk Jabar, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Minta Semua Rumah Sakit & Warga Kembali Siaga

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved