WNI Positif Terkena Virus Corona

Virus Corona Masuk Jabar, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Minta Semua Rumah Sakit & Warga Kembali Siaga

Menyusul adanya dua kasus serangan virus corona di Depok, Jawa Barat, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, meminta semua siaga kembali.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Isep Heri Herdiansah
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf saat ditemui di depan Gedung Serbaguna Balekota Tasikmalaya, Rabu (19/9/2018) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Menyusul adanya dua kasus serangan virus corona di Depok, Jawa Barat, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, meminta semua rumah sakit dan Puskesmas di wilayah kota siaga kembali.

"Saya minta semua rumah sakit dan Puskesmas kembali siaga, menghadapi kemungkinan buruk terkait virus corona ini," kata Yusuf, di Bale Kota, Senin (2/3/2020).

Yusuf juga meminta warga kota mulai melakukan langkah antisipasi untuk menjauhkan diri dari serangan virus mematikan itu.

Oded Akan Lakukan Kajian Komprehensip Sebelum Membentuk Tim Khusus Cegah Virus Corona

Ini Langkah Wali Kota Bandung Sikapi Adanya Warga Jabar Asal Depok yang Positif Terkena Virus Corona

Wali Kota Bandung Oded M Danial saat diwawancarai di Pendopo Kota Bandung, Senin (2/3/2020).
Wali Kota Bandung Oded M Danial saat diwawancarai di Pendopo Kota Bandung, Senin (2/3/2020). (Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman)

Kalau ada warga yang baru pulang dari Depok tidak ada salahnya diperiksa kesehatannya.

Karena serangan virus corona ada masa inkubasinya.

"Lakukan gerakan hidup bersih. Yaitu sering mencuci tangan memakai sabun. Jika batuk atau bersin lakukan dengan penuh etika serta kalau perlu memakai masker dalam kondisi tertentu," ujar Yusuf.

Ia juga meminta para petugas kesehatan melakukan upaya yang sama, karena saat berutugas di rumah sakit atau Puskesmas mereka bisa menjadi media penyambung jika kebetulan ada kasus.

Pemantauan Tribunjabar.id sebelumnya, RSU dr Soekardjo Kota Tasikmalaya sudah menyiapkan ruang isolasi untuk menghadapi kemungkinan adanya pasien suspect serangan virus corona.

Ruangan isolasi berada di bekas bangsal Kelas Utama yang cukup representatif serta lokasinya yang agak berjauhan dengan bangsal rawat inap lainnya. (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved