Hasil Kerja Keras, Azoo Moncer di Akademis dan Profesi, Dipercaya Maju Jadi Calon Ketua IKA Unpad
Dipercaya untuk maju sebagai calon Ketua IKA Unpad, selain akademiknya yang moncer, Azoo juga mampu menorehkan catatan ciamik di dunia profesional
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Kantor hukum ini dipimpin Kartini Mulyadi, mantan hakim yang menjadi notaris dan akhirnya menjadi konsultan hukum wanita yang cukup disegani.
"Dari beliau saya banyak belajar kedisiplinan dan ketelitian di kantor itu. Saya bahkan bisa menganalisa pasar modal dari kantor tersebut," ujar Azoo.
Tiga tahun bekerja di kantor KMR, Azoo kemudian memperdalam ilmu pasar modal dengan terjun langsung di SRO (Self Regulatory Organization), yaitu PT Kustodian Depository Efek Indonesia (KDEU).
Ini merupakan suatu lembaga kliring transaksi pasar modal sebelum berubah menjadi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Azoo pun terlibat dalam proses transisi dari perdagangan saham scrop (dengan warkat) menjadi scripless (tanpa warkat).
Selama 15 tahun menggeluiti dunia hukum, Azzo kemudian diminta kembali membantu LPS pada tahun ini.
Kantor konsultan yang didirikannya, AZP Legal Consultants, terdiri dari lima partner, yaitu tiga korporasi dan komersial, dan dua litigasi.
Kantor Azoo ini banyak membantu proyek‑proyek pembiayaan infrastruktur.
"Alhamdulilah Kantor AZP Legal Consultans termasuk top 30 Largest Konsultan Hukum versi Hukum Online. Saya juga dinobatkan oleh Asia Busines Law Journal sebagai Top 100 Indonesia Lawyer tahun 2018 dan 2019," katanya.
Empat Program Kerja sebagai Calon Ketua Ika Unpad
DR Ary Zulfikar SH MH tercatat sebagai satu di antara calon ketua Ikatan Alumni (Ika) Unpad. Kepastian ini dikukuhkan melalui deklarasi resmi pencalonananya sebagai ketua Ika Universitas Padjadjaran periode 2020‑2024 belum lama ini di Bandung.
Azoo menyampaikan alasannya kenapa mencalonkan diri sebagai ketua Alumni Unpad, yakni ingin menjadikan alumni sebagai sesuatu kekuatan yang dapat bersinergi dengan civitas akademika.
"Tujuannya adalah untuk menciptakan kemandirian finansial dan wirausaha dalam mewujudkan kampus sebagai universitas unggul," kata Azoo.
Untuk mewujudkan visinya, Azoo menyodorkan empat hal yang menjadi indikator dan dikemas dalam 4 B, yakni bebenah, berkolaborasi, berkegiatan dan berkontribusi.
Bebenah maksudnya adalah melakukan identifikasi permasalahan dengan menggelar komunikasi dengan seluruh jaringan alumni dan Berkolaborasi melakukan identifikasi kekuatan alumni dengan pendekatan keahlian dan kompetensi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ary-zulfikar-yang-akrab-disapa-azoo-calon-ketua-ika-unpad-1.jpg)