Minggu, 12 April 2026

Viral di Media Sosial

Fakta Sebenarnya Mengenai Ranu Manduro yang Viral, Bukan Tempat Wisata, Pengunjung Diminta Waspada

Tempat yang menawarkan pemandangan dan padang savana indah, Ranu Manduro sempat viral hingga banyak dikunjungi orang.

Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Surabaya Fess via Kompas.com
Ranu Manduro yang viral. 

TRIBUNJABAR.ID - Tempat yang menawarkan pemandangan dan padang savana indah, Ranu Manduro sempat viral hingga banyak dikunjungi orang.

Banyak yang mengira lokasi tersebut adalah tempat wisata yang dikelola oleh swasta atau pemerintah.

Namun, ternyata Ranu Manduro yang berada di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur adalah lokasi bekas area pertambangan sirtu.

Lahan tersebut dimiliki oleh PT Wira Bumi.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Mojokerto, Amat Susilo.

Ia mengatakan, izin dari tempat itu adalah untuk pertambangan, bukan tempat wisata.

"Itu wilayah pertambangan aktif, tidak resmi (tempat wisata)," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (1/3/2020), dikutip TribunJabar.id, Senin (2/3/2020).

Lebih lanjut Susilo mengatakan, pihaknya tak tahu persis kapan terakhir kali ada aktivitas pertambang di wilayah itu.

Kisah di Balik Viralnya Kedai Abdullah Makan Sepuasnya Bayar Seikhlasnya, Pemilik Sempat Frustrasi

Adapun pada Jumat (28/2/2020), atau setelah viral, tempat itu ditutup untuk umum.

Tertera papan pengumuman di pintu masuk menuju kawasan yang disebut mirip pemandangan perbukitan di Selandia Baru atau New Zealand.

Papan itu berisi tulisan "dilarang keras wiayah pertambangan tanpa izin".

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Manduro Manggung Gajah, Eka Dwi Firmansyah membenarkan mengenai penutupan kawasan tersebut.

"Iya ditutup," ujarnya kepada Surya.co.id, Minggu, dikutip TribunJabar.id, Senin (2/3/2020).

6 FAKTA Ranu Manduro 'Feeling Good' di Mojokerto, Videonya Viral hingga Akhirnya Ditutup.
6 FAKTA Ranu Manduro 'Feeling Good' di Mojokerto, Videonya Viral hingga Akhirnya Ditutup. (TWITTER)

Warga, imbuh Eka, telah berkomunikasi dengan pemilik lahan agar Ranu Manduro dibuka kembali.

Ia juga mengaku membantu meminta izin dari perusahaan yang berlokasi di Surabaya tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved