Lantik 35 Kepala SMA/SMK di Jabar, Gubernur Ingatkan Jangan Ada Lagi Kekerasan di Sekolah
Melantik 35 kepala SMA/SMK di Jabar, Gubernur mengingatkan jangan ada lagi kekerasan di sekolah.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik sejumlah pejabat fungsional dan kepala SMA/SMK Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (20/2/2020) petang.
Ridwan Kamil, secara resemi melatik satu orang Pamong Budaya Ahli Pertama di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dua orang Arsiparis Ahli Pertama di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, 10 orang Guru Ahli Pertama, dan 35 orang Kepala SMA/SMK Negeri.
Dalam arahannya, ia menekankan kepada para kepala sekolah yang dilantik untuk menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi para siswa sehingga sekolah bisa menjadi tempat yang menyenangkan untuk kegiatan belajar dan mengajar.
“Saya mengingatkan agar menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak didik. Kalau di rumah menyenangkan, maka di sekolah juga harus menyenangkan,” katanya.
Ia menambahkan, jabatan sebagai kepala sekolah bukan sebuah promosi. Artinya, tugas kepala sekolah merupakan tugas tambahan untuk mengelola manajemen sekolah di luar tugas selain sebagai guru.
“Kepala sekolah itu bukan promosi, kepala sekolah itu adalah tugas tambahan. Setelah nanti beres kepala sekolah balik lagi jadi guru, seperti halnya rektor. Setelah tugas rektornya beres, baru kembali menjadi dosen,” ucap pria yang akrab disapa Emil ini.
Selain itu, Emil meminta para kepala sekolah dan guru agar kreatif dalam kegiatan belajar mengajar serta bisa peka terhadap segala isu terutama dalam perkembangan teknologi informasi dan digital.
Ia juga berpesan kepada semua para pejabat fungsional, guru, dan kepala sekolah yang dilantik pada hari itu untuk menjaga integritas dan tidak terlibat dalam politik praktis.
Ia pun mengingatkan para guru untuk menjadi teladan dan tidak melakukan kekerasan kepada para siswanya.
• Emil Meminta Aktivitas Pembangunan Waterboom di Pagerwangi Dihentikan, Jika Ada Aktivitas Melanggar
• Pemprov Jabar Siap Wadahi dan Fasilitasi Pembuat Komik dan Film Animasi