Harga Bawang Putih Naik, Komisi II DPRD Jabar Minta Pemprov Jabar Pastikan Tak Ada Penimbunan
Harga bawang putih terus merangkak naik, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi perekonomian,
TRIBUNJABAR.ID - Harga bawang putih terus merangkak naik, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi perekonomian, Rahmat Hidayat Djati meminta kepada Pemprov Jabar agar mengantisipasi terjadinya penimbunan bawang putih
Meski harganya mengalami lonjakan, sejauh ini diakui stok bawang putih dinilai masih cukup. Namun ada beberapa kendala perihal pemblokiran impor dari negara yang terkena virus corona.
Kendati demikian, menurutnya yang perlu dikhawatirkan saat ini ialah adanya indikasi penimbunan stok bawang putih yang bisa memperparah harga.
"Minta dinas terkait khususnya, dengan keadaan ini supaya jangan ada yang bermain-main, ini menyangkut kebutuhan rakyat pengawasan harus lebih di perketat lagi, apalagi kalau ada penimbunan ini akan lebih parah," kata Rahmat.
• Dua Rekrutan Baru Persib Bandung Ungkap Janji di Liga 1 2020, Apa yang Mereka Janjikan?
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat itu, meminta adanya inisiasi pemerintah untuk melakukan koordinasi dengan para pedagang besar untuk mememastikan dan mengawasi stok yang ada agar tidak jadi lebih rumit.
"Dinas terkait seperti Dinas Perdagangan harus segera turun. Komunikasi dengan para pedagang besar untuk mengevaluasi keberadaan stok dan mengawasinya," kata Rahmat.
Begitupun jika ditemukan ada yang bermain-main atau melakukan penimbuan, tentunya harus segera dilakukan tindakan tegas. "Jika ditemukan ada yang bermain-main, harus dilakukan tindakan tegas," ujarnya.
• Hamil Besar, Binjuw yang Jadi Tersangka Kasus Wedding Organizer di Cianjur Tak Ditahan
Hal senada disampaikan anggota DPRD Jabar lainya Asep Suherman. Dia mengatakan hal ini memang perlu antisipasi secara jeli oleh Pemprov Jabar, apalagi kenaikan tersebut dinilai tidak lazim.
"Ini tugas pemerintah khususnya Dinas Perdagangan melihat gejolak-gejolak seperti ini segera mencari tahu dan segera mengantisipasi," kata Asep.
Asep berharap hal ini bisa menjadi perhatian Pemprov Jabar untuk turun melakukan penyelidikan terhadap para pedagang untuk kepastian di lapangan
"Penyebabnya apa, harus segera dicek ke lapangan. Sumbernya dari mana apakah stok bawang putih yang langka atau pun ada hal-hal yang bisa diduga semakin merusak stabilitas. Dinas Perdagangan harus segera turun tangan, kalau ada permainan segera tindak tegas," kata Asep.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-komisi-ii-dprd-jabar-rahmat-hidayat-djati-di-bandung.jpg)