Pulang Kerja Diikuti Orang Tak Dikenal, Wanita di Ketapang Jadi Korban Begal Payudara

Seorang wanita di Ketapang, Kalimantan Barat, berinisial MR (32), menjadi korban begal payudara saat perjalanan pulang dari tempat kerjanya.

capture video
ilustrasi begal payudara 

TRIBUNJABAR.ID, KETAPANG - Seorang wanita di Ketapang, Kalimantan Barat, berinisial MR (32), menjadi korban begal payudara saat perjalanan pulang dari tempat kerjanya.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (15/2/2020), sekitar pukul 22.00 WIB, di depan SMK Negeri 1 Muara Pawan

Kapolres Ketapang AKBP RS Handoyo melalui Paur Humas IPDA Matalip, mengatakan saat kejadian, korban sedang rumahnya di kawasan Jalan Soeprapto, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menggunakan sepeda motor

Saat berada di Jalan Raya Ketapang-Siduk, tepatnya di depan SMK Negeri 1 Muara Pawan, korban melihat seseorang membuntuti dari belakang dengan menggunakan sepeda motor tanpa identitas jelas.

Pelaku Begal Payudara di Bekasi Ternyata Gemar Koleksi Film Porno

Tak lama kemudian, orang tak dikenal tersebut secara tiba-tiba mendahulu dan langsung memegang payudara korban.

"Setelah itu, pelaku langsung melaju meninggalkan korban. Dan korban melanjutkan perjalanannya ke rumah," ucap Matalip kepada wartawan, Rabu (18/2/2020).

Namun, sesaat kemudian, setelah melewati tikungan yang berada tak jauh dari lokasi kejadian, pelaku kembali muncul dari arah belakang dan mengejar korban.

"Pelaku kemudian mendorong sepeda motor korban hingga terjatuh, lalu melarikan diri," ucap Matalip.

Untungnya, usai terjatuh, korban ditemukan pengendara sepeda motor lain yang kemudian berhenti dan menolong korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami patah tulang di bagian bahu sebelah kanan, serta luka lecet di bagian kaki dan tangan.

"Kemudian korban menelepon keluarganya, sehingga keluarganya datang untuk menjemput dan membawa pulang setelah itu dibawa ke RS Agoes Djam Ketapang, guna mendapatkan perawatan medis," ujar Matalip. (Kompas.com/Hendra Cipta)

Begal Payudara di Bekasi Beraksi 5 Kali, Gara-gara Tak Bisa Tahan Hawa Nafsu

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved