Breaking News:

Bandara Kertajati Diminta Perluas Area Kargo dan Tinjau Pengembangan Bangunan Terintegrasi

Menurutnya arahan gubernur tersebut akan menjadikan Kertajati sebagai bandara dengan kemampuan dan kapasitas yang lengkap. Langkah ini sudah didukung

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
BIJB Kertajati terlihat sepi. Foto diambil Selasa (4/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati meninjau masterplan kawasan bandaranya sebagai langkah utama strategis pengembangan bandara baru tersebut.

Direktur Utama PT BIJB, Salahudin Rafi, mengatakan bahwa sesuai arahan gubernur tersebut, pihaknya akan melakukan review masterplan, terutama memanfaatkan keberadaan lahan bandara yang sudah dibebaskan.

“Arahan gubernur untuk segera review masterplan, ini strategi agar bisnis BIJB berlari,” katanya di Bandung, Jumat (7/2/2020).

Dokter Li Wenliang, Dokter yang Pertama Ungkap Kemunculan Virus Corona Meninggal Terinfeksi

Rafi mengatakan, masterplan baru nanti akan menghadirkan kawasan yang lebih leluasa untuk hanggar maintenance, repair dan overhail (MRO), cargo village, dan bangunan terintegrasi untuk layanan multi moda.

“MRO dari eksisting sekarang 15 hektare menjadi 40 hektare, ini terbesar di dunia,” ungkapnya.

Sementara pengembangan cargo village akan menambah kapasitas menjadi lebih luas dari saat ini yang sudah ada.

“Yang eksisting sekarang kecil kapasitasnya. Dua tiga tahun lagi kapasitasnya sudah tidak mencukupi, dalam review masterplan akan diperluas menjadi 30 hektare dan lokasinya berbeda dengan yang ada saat ini,” katanya.

Rafi mencatat layanan kargo Bandara Kertajati saat ini sudah hidup, tahun lalu kargo yang diangkut dari Majalengka mencapai 450 ton. Per hari saat ini, Bandara Kertajati bisa melayani kargo di antara enam sampai delapan ton.

“Lebih tinggi sedikit dibanding Bandara Husein, karena pasar kargo ke Indonesia Timur memakai layanan dari Kertajati,” tuturnya.

Sementara bangunan terintegrasi akan menyambungkan multimoda transportasi dengan car park indoor, dipadukan dengan hotel transit dan akses kereta bandara.

Ditipu WO Pandamanda, Calon Pengantin Pakai Janur Bekas, Pemiliknya Asyik Tidur & Tak Bisa Dihubungi

“Jadi bangunan terintegrasi ini memudahkan penumpang menjangkau bandara,” katanya.

Menurutnya arahan gubernur tersebut akan menjadikan Kertajati sebagai bandara dengan kemampuan dan kapasitas yang lengkap. Langkah ini sudah didukung pula oleh Biro BUMD dan Investasi Setda Jabar.

“Pengembangan bisnis bandara itu ada di kawasan, kalau bandaranya sendiri kan urusan penumpang saja, jadi ini strategi Pak Gubernur agar kinerja kami bisa lari,” katanya.

Mengapa Indonesia Belum Melaporkan Orang Terinfeksi Virus Corona?

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved