Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Capai 409 Orang, Belgia Umumkan Kasus Pertama

Jumlah korban meninggal akibat virus corona di China mencapai 490 orang, setelah otoritas Hubei mengumumkan laporan kematian baru.

EPA-EFE/STR via Kompas.com
Tim medis memeriksa seorang pasien yang terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Jinyintan Wuhan pada 26 Januari 2020. 

TRIBUNJABAR.ID, BEIJING - Jumlah korban meninggal akibat virus corona di China mencapai 490 orang, setelah otoritas Hubei mengumumkan laporan kematian baru.

Dalam 24 jam terakhir atau sejak Selasa (4/2/2020), pemerintah provinsi yang menjadi lokasi asal penyebaran virus menyatakan ada 65 kematian baru.

Selain 490 korban meninggal, otoritas Hubei juga melaporkan adanya 3.887 kasus infeksi baru virus corona. Membuat jumlahnya menembus 23.324.

Epidemi yang kini dinyatakan sebagai status darurat dunia itu berasal dari Pasar Seafood Huanan di Wuhan, lokasi perdagangan hewan liar ilegal.

1 WNI Positif Terkena Virus Corona, Padahal Tidak Pernah Bepergian ke China

Dilansir AFP, Rabu (5/2/2020), kasus ini sudah menjangkiti lebih dari 20 negara, di mana Filipina mengumumkan korban meninggal pertama di luar China.

Di Belgia, pemerintah lokal mengumumkan adanya kasus pertama, di mana korban adalah satu dari sembilan orang yang dievakuasi dari Wuhan.

Mereka yang dipulangkan dari kota itu kemudian menjalani karantina dan diperiksa di rumah sakit militer di ibu kota Brussels.

Dikutip Anadolu, dari sembilan orang yang dikarantina, satu sudah resmi menunjukkan patogen itu, dan dirawat di Rumah Sakit St Peter.

"Infeksi lain belum terlihat. Pasien itu kini akan diisolasi selama dua pekan, dan bakal sembuh dalam beberapa hari," ujar pakar virologi, Marc Van Rast, kepada VRT Nieuws.

Peringatkan Kemunculan Virus Corona, Dokter di China Malah Diancam Polisi, Akibatnya Virus Menyebar

Karena masifnya penyebaran patogen dengan kode 2019-nCov itu, Pemerintah China tidak hanya menutup Wuhan dan kota di wilayah Hubei.

Beijing juga menerapkan kebijakan di kota yang berada di Provinsi Zhejiang. Setidaknya ada tiga kota di mana warganya dibatasi jika ingin keluar rumah.

Pada Selasa, Hong Kong mengumumkan adanya korban meninggal pertama, dan langsung menutup hampir semua jalur penghubung dengan daratan utama.

Kemudian di Singapura, seorang warga negara Indonesia (WNI) positif terkena virus corona, di mana diyakini dia tertular dari majikannya. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Sumber: Kompas.com https://amp.kompas.com/internasional/read/2020/02/05/07163601/korban-meninggal-virus-corona-di-china-tembus-490-orang-belgia-umumkan

Setelah Dihujat Soal Postingan Iqra dan Virus Corona, Bebi Silvana Minta Maaf Cerita Asal Foto Itu

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved