Curhatan Ibu yang Anak ABG-nya Ditemukan Tewas di Dalam Gorong-gorong, "Saya Belum Bisa Tenang"

Curhatan ibu yang anak ABG-nya ditemukan tewas di dalam gorong-gorong. Sebelum terungkap, dia belum bisa tenang.

Curhatan Ibu yang Anak ABG-nya Ditemukan Tewas di Dalam Gorong-gorong,
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Wati Candrawati (46), ibu kandung almarhumah Delis Sulistina (13), saat ditemui di rumahnya, Senin (3/2/2020) siang. 

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Wati Candrawati (46), ibu kandung Delis Sulistina (13), siswi kelas VII SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, yang ditemukan tewas di dalam gorong-gorong depan sekolahnya, berharap polisi segera mengungkap penyebab kematian anak sulungnya itu.

Ditemui di rumahnya di Kampung Sindangjaya, Kelurahan Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Senin (3/2/2020) siang, Wati mengaku belum bisa tenang sepanjang penyebab kematian anaknya belum terungkap.

"Hingga saat ini saya belum bisa tenang karena belum ada kepastian kenapa tubuh Delis sampai berada di dalam gorong-gorong yang sempit. Sejak awal saya tetap curiga anak saya ada yang membunuh," ujar Wati.

Delis ditemukan tak bernyawa di dalam gorong-gorong depan sekolahnya, Senin (27/1/2020) sore.

Saat polisi berhasil mengangkat jasad Delis dengan cara membongkar bagian atas gorong-gorong, tubuh Delis masih mengenakan seragam pramuka.

Pihak keluarga sendiri kehilangan Delis sejak Kamis (23/1/2020) sore karena tak pulang.

Keesokan harinya, Jumat (24/1/2020), mereka melapor ke Polsek Mangkubumi.

Sejumlah kerabat berupaya menenangkan Wati Candrawati (46), ibu kandung Desi Sulistina (13) alias Delis, saat pemakaman jenazah Delis di pemakaman Lewo, tak begitu jauh dari rumah Wati di Kampung Sindangjaya, Desa Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/1/2020)
Sejumlah kerabat berupaya menenangkan Wati Candrawati (46), ibu kandung Desi Sulistina (13) alias Delis, saat pemakaman jenazah Delis di pemakaman Lewo, tak begitu jauh dari rumah Wati di Kampung Sindangjaya, Desa Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/1/2020) (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Jajaran Satreskrim yang menerima laporan itu melakukan identifikasi lokasi, Sabtu (25/1/2020).

Tanpa diduga tubuh Delis akhirnya ditemukan tak bernyawa di dalam gorong-gorong, Senin sore, setelah seorang warga mencium bau tak sedap dari dalam gorong-gorong.

Saat ditengok ke dalam, seperti ada tubuh manusia.

Dibantu dua warga lain, kemudian dilakukan penggalian gorong-gorong persis di atas posisi jasad.

Ratusan pelajar SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya ikut menyolatkan jenazah Delis (13), di Masjid Al Muhajirin, Rabu (29/1).
Ratusan pelajar SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya ikut menyolatkan jenazah Delis (13), di Masjid Al Muhajirin, Rabu (29/1). (Tribun Jabar/Firman Suryaman)

Saat galian tembus terihat kaki manusia.

Penggalian dihentikan dan temuan itu segera dilaporkan ke polisi.

Wati mengharapkan polisi bisa segera mengungkap penyebab kematian Delis.

"Sepanjang belum terungkap, saya belum bisa tenang. Saya pun masih berduka atas kepergian Delis," katanya.

Masih Misterius, Penyebab Tewasnya ABG yang Ditemukan di Gorong-gorong di Tasikmalaya

Pengakuan Ganjil Ayah Delis, Mengapa Dia Tak Hadir di Pemakaman ABG yang Ditemukan di Gorong-gorong?

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved