Selasa, 14 April 2026

4 WNI Tolak Pulang dari Wuhan Cina, 3 Orang Tak Lolos Screening

Tim Pemulangan Pemerintah Indonesia akhirnya berhasil mengevakuasi total 238 WNI dari Wuhan, Cina, termasuk 5 tim advance dari KBRI Beijing.

KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto usai mengunjungi Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor KemenkopolhukamKemenkopolhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Tim Pemulangan Pemerintah Indonesia akhirnya berhasil mengevakuasi total 238 WNI dari Wuhan, Cina, termasuk 5 tim advance dari KBRI Beijing.

Mereka diangkut dengan pesawat Airbus A330-300 milik maskapai Batik Air, diterbangkan langsung dari Wuhan menuju Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020).

Seharusnya total ada 245 orang masuk ke data untuk dipulangkan ke Tanah Air.

”Pada proses menjelang kepulangan, terdapat empat WNI yang memilih untuk tetap tinggal di Tiongkok dan tiga WNI tidak dapat memenuhi persyaratan kesehatan untuk terbang,” demikian dikutip dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri, kemarin.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan, empat WNI menolak dipulangkan lantaran sudah merasa nyaman tinggal di Cina.

"Jadi 238 menurut data. Nanti saya akan cek ulang karena mestinya yang hadir di sini 245. Empat orang menyatakan tidak mau berangkat karena lebih nyaman di sana,” kata Terawan di Lanud Raden Sadjad, Natuna, Minggu (2/2/2020).

”Mereka lebih kerasan meskipun kami sudah tawari semua. Mereka sudah membuat surat pernyataan."

Wabah Virus Corona Belum Usai, China Diserang Wabah Flu Burung, 17.828 Unggas Dimusnahkan

Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Tatapan Mata? Begini Penjelasan Kemenkes

Terawan mengatakan, menyusul merebaknya viru corona, pemerintah Cina memberlakukan pemeriksaan kesehatan berlapis sebelum mengizinkan warga negara asing di sana dievakuasi keluar dari Cina.

"Itu membuat kita merasa nyaman bahwa yang berangkat ini sudah dinyatakan pemerintah Cina bahwa itu orang-orang sehat," kata Terawan.

Dari Bandara Hang Nadim Batam, 238 WNI itu kemudian langsung diterbangkan ke Pulau Natuna dengan menumpang dua pesawat Boeing 737-400 dan satu pesawat Hercules C130 milik TNI AU.'

Menurut Terawan, para WNI itu semuanya dalam keadaan sehat. "Lari saja bisa, jalan bawa barang bisa, tadi turun dari pesawat jalan bisa. Sehat, kan, artinya," kata Terawan sesampainya di Lanud Raden Sadjad.

Selain itu, kata Terawan, semua WNI yang sudah tiba di Tanah Air tidak menunjukkan gejala-gejala awal terjangkit virus corona. Semua WNI sudah melewati pemeriksaan kesehatan.

"Pada tes awal, suhunya enggak ada yang naik, enggak ada yang batuk, pilek, sesak. Itu dulu yang penting, karena ini, kan, corona," ujar Terawan.

Meski kondisi WNI sehat, Terawan menyebut pemerintah tetap mewajibkan semua WNI yang dievakuasi itu menjalani observasi selama dua pekan.

"Kita harus pantau selama dua minggu. Kita lihat kita amati. Tadi pemeriksaan awal semua sudah dilakukan," kata Terawan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved