Virus Corona
VIDEO-Pasien Ini Sempat Masuk Ruang Isolasi Virus Corona di RSUD Indramayu dan Ini yang Terjadi
"Kenapa dimasukan ke ruang isolasi, karena memang gangguan pada penderita gangguan sesak napas yang diderita pasien..."
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Dicky Fadiar Djuhud
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pasien J (68) warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu tidak terbukti terjangkit 2019-nCoV
atau suspect virus corona.
Sebelumnya Pasien J memang sempat dirawat di ruang isolasi khusus penanganan pasien suspect virus corona selama satu hari pada Rabu (29/1/2020)
kemarin.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter spesialis penyakit dalam (SpPD) dan dokter spesialis paru, pasien tersebut negatif terjangkit virus corona.
Oleh dokter, Pasien J dinyatakan menderita TBC Sequelae atau TBC Paru dengan infeksi sekunder (bronchopneumonia).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, ditempatkannya pasien di ruang isolasi karena sudah
merupakan prosedur perawatan pasien.
Bilamana pasien yang bersangkutan mengalami demam, sesak napas, serta batuk-batuk, pasien sementara waktu akan ditempatkan di ruang isolasi
terlebih dahulu.
"Kenapa dimasukan ke ruang isolasi, karena memang gangguan pada penderita gangguan sesak napas yang diderita pasien takut menyebarkan ke orang
lain," ujar dia kepada Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Kamis (30/1/2020).
Ia menyampaikan, berdasarkan konsultasi dengan dokter spesialis SpDD dan paru, sekarang pasien sudah dipindahkan lagi ke ruang warat umum khusus
pasien TBC.
Pantauan Tribuncirebon.com, ruang isolasi itu sekarang kosong, ruang itu akan dikhususkan bagi pasien suspect virus corona.