Penderitaan Bertubi-tubi Bocah SD di Cianjur, Diculik, Hamil, Keluarga Habis Uang, Tinggal di Gubuk

Penderitaan pelajar SD warga Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, SA (14) dan keluarganya masih belum berakhir.

Penderitaan Bertubi-tubi Bocah SD di Cianjur, Diculik, Hamil, Keluarga Habis Uang, Tinggal di Gubuk
Kolase TribunJabar.id (TribunJabar.id dan Pixabay)
Penderitaan pelajar SD warga Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, SA (14) dan keluarganya masih belum berakhir. 

TRIBUNJABAR.ID - Penderitaan pelajar SD warga Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, SA (14) dan keluarganya masih belum berakhir.

Sebelumnya, SA dibawa lari selama empat tahun oleh Sarif bin Memed (57) dari 2016.

Saat ditemukan di awal 2020, SA dalam kondisi hamil besar. Ia dicabuli oleh Sarif.

Tentu saja, selama kurang lebih empat tahun, keluarga turut mencari keberadaan SA.

Keluarga SA bukanlah orang berada, karena itu mereka terpaksa harus menjual rumah demi mendapatkan uang.

Firdaus bin Umar (47), orang tua SA, bahkan sampai harus meninjam uang kepada bank keliling.

Nahasnya, uang hasil meminjam dari bank keliling justru malah lenyap.

Firdaus ternyata sempat ditipu, uang hasilnya meminjam justru digunakan orang lain untuk beli tanah.

Keluarga Korban Penculikan dan Pencabulan di Cianjur Butuh Bantuan, Tak Bisa Biayai Persalinan

"Saya sudah kehabisan uang dan sudah menjual rumah, saya juga pinjam ke bank keliling tapi malah ketipu mau dibeliin tanah," kata Firdaus, Selasa (28/1/2020).

Tak sampai di situ, Firdaus juga masih kebingungan untuk membiayai persalinan anaknya.

Halaman
123
Penulis: Yongky Yulius
Editor: Widia Lestari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved