Longsor Terjang Sumedang
Kronologi Penemuan Korban Longsor di Sumedang,Terhimpit Material Hingga Hanyut di Sungai
Menurut kerangan warga setempat, Wahyudin, area persawahan tersebut longsor akibat diterjang derasnya aliran air Sungai Cipulus.
Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Hujan deras di Kabupaten Sumedang beberapa waktu terakhir memicu longsor di area pesawahan Blok Malimbangan Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan, Minggu (26/1/2020).
Longsor tersebut menewaskan dua warga Lingkungan Cilipung RT 02/15 Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan. Dua orang lainnya mengalami luka-luka akibat longsor yang sama.
Menurut kerangan warga setempat, Wahyudin, area persawahan tersebut longsor akibat diterjang derasnya aliran air Sungai Cipulus.
Longsor, Wahyudin mengatakan, terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, dan kondisi hujan sedang deras-derasnya.
"Korban awalnya ada yang ngangon itik, ada juga yang sedang membetulkan saluran air," ujarnya.
• Kronologi Korban Longsor Margalaksana Sumedang yang Terseret Aliran Sungai
• Longsor di Margalaksana Sumedang, Empat Orang Tertimbun, Dua Orang di Antaranya Tewas
Saat warga melakukan upaya evakuasi korban, warga menemukan korban Dani sudah terhimpit longsor.
Sementara korban lain, Uum, ditemukan di atas gundukan tanah longsor. Korban tewas berada di aliran sungai, setengah kilo meter dari lokasi kejadian.
Kasi Cegah Siaga BPBD Sumedang, Adang menyebutkan, dari empat korban itu, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan dua orang lainnya berhasil selamat.
• VIDEO Korban Longsor yang Tewas di Margalaksana Sumedang Sempat Terseret Setengah Kilometer
Keempat korban adalah Elan alias Kumis (60), Apong (60), Uum (50), dan Dani (55).
"Dua orang meninggal atas nama Bapak Elan dan Ibu Apong," ujar Adang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/korban-longsor-blok-malimbangan-desa-margalaksana-kecamatan-sumedang-selatan.jpg)