Anak Diduga Dianiaya, Orang Tua Laporkan Guru Pesantren ke Polres Cimahi

Laporan tersebut dilakukan karena guru di pesantren tersebut diduga telah melakukan penganiyaaan terhadap siswanya bernama MDZ (17) yang merupakan ana

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Deddy Gunadi (42) yang anaknya diduga dianiaya saat datang ke Mapolres Cimahi 

Tetapi, katanya, sebelum kejadian ini sudah mendapatkan hukuman sesuai aturan di pesantren.

"Kepala anak saya sudah dibotakin setiap bulan sampai dia lulus, lalu dia juga sudah menerima hukuman yang lainnnya semisal push up sesuai SOP," katanya.

Anggota DPRD Jabar Ini Ingatkan Semua Pihak agar Jangan Main-main dengan Dana Desa

Namun, Deddy tidak menceritakan kesalahan pasti yang dilakukan anaknya. Dia hanya menyebutkan kesalahan yang dilakukannya hanya kenakalan remaja di Pondok Pesantren.

"Menurut saya tindakan ini seperti penyiksaan, tidak seperti hukuman sesuai SOP biasanya. Makanya saya lapor polisi biara secara hukumnya bagaimana," ucap Deddy.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan guru terhadap muridnya itu.

"Setelah menerima laporan kami melakukan langkah pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), kami juga sudah datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP," katanya.

Selain itu, pihaknya juga sudah bertemu dengan pihak sekolah untuk melakukan indentifikasi permasalahan yang terjadi dan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

Siswi SMP di Makassar Mengaku Diculik dan Disekap 3 Hari, Polisi Temukan Keganjilan

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved