Jembatan di Ngamprah Ambles, Arus Lalu Lintas Menuju Pemkab Bandung Barat Terganggu

embatan yang berada di Kampung Sukamaju, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB ambles akibat pengikisan tanah setelah terjadinya banjir bandang

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Jembatan di Kampung Sukamaju, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (21/1/2020). Akibatnya, hingga Rabu (22/1) ini, arus lalu lintas menuju Pemkab Bandung Barat terganggu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Jembatan yang berada di Kampung Sukamaju, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambles akibat pengikisan tanah setelah terjadinya banjir bandang beberapa waktu lalu.

Jembatan yang berada di atas Sungai Cilengkrang, ini ambles pada Selasa (21/1/2020).

Setiap harinya jalan alternatif ini kerap dilintasi kendaraan dari arah Cimahi menuju Kantor Pemkab Bandung Barat maupun arah sebaliknya.

Rampung Diperbaiki, Jembatan Monjot di Majalengka Bisa Dilalui Mobil Lagi, Tonase Dibatasi

Pantauan Tribun Jabar, Rabu (22/1/2020), amblesnya jembatan yang berada di ruas jalan kabupaten ini menyisakan adanya lobang yang cukup besar, sehingga arus lalu lintas pun sedikit terganggu.

Untuk pengendara motor masih bisa melintasi jalan tersebut dengan melewati bahu jalan yang berada disamping jembatan ambles tersebut.

Sedangkan bagi mereka yang mengendarai kendaraan roda empat atau mobil harus mencari jalan lain.

"Iya ambles kemarin, sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum kejadian, memang sudah tampak retakan-retakan di pinggir bahu jembatan," ujar warga sekitar Anwar (34) saat ditemui di lokasi jembatan ambles.

Pejabat PU Sebut Debit Air Lampaui Batas Jadi Penyebab Ambruknya Jembatan Ciherang Majalengka

Amblesnya jembatan tersebut, kata dia, tepat setelah mobil mini bus milintas. Beruntung tidak ada korban karena saat jembatan amblas tidak ada pengendara yang melintas.

Jembatan tersebut amblas sepanjang 4 meter dengan lebar 5 meter. Sementara tinggi jalan yang ambles dengan sungai yang berada di bawahnya sekitar 3 meter.

"Makanya kemarin warga membuat jalan sementara untuk sepeda motor, untuk mobil diminta memutar dulu sekitar 3 kilometer," kata Anwar.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) KBB melakukan dan membenahi jalan tersebut.

"Saya juga mau kontrol dan PUPR sudah turun kesana. Antisipasinya seperti apa yang penting bisa dilintasi, saya juga mau rapat dulu sekarang," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved