Sentral Peyeum di Tasikmalaya Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Kebocoran Selang Tabung Gas

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Namun hampir semua ruangan tempat pembuatan tapai luluh-lantak.

Sentral Peyeum di Tasikmalaya Kebakaran, Sumber Api Diduga dari Kebocoran Selang Tabung Gas
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Lokasi kebakaran persis berada di belakang toko Sentral Peuyeum milik Hj Euis (76), di tepi jalan negara lintas selatan Tasikmalaya-Bandung, Kamis (16/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sumber kebakaran di tempat pembuatan tapai di toko Sentral Peuyeum yang legendaris di tepi Jalan Negara Tasikmalaya-Bandung via Ciawi, Kamis (16/1/2020), diduga kuat berasal dari selang tabung gas LPG yang bocor.

Seperti diketahui, tempat pembuatan tapai yang dikenal sejak tahun 1970-an milik Hj Euis di Kampung Sukamulya, Desa Sindangraja, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya ini, dilalap api sekitar pukul 11.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Namun hampir semua ruangan tempat pembuatan tapai luluh-lantak.

Sentral Peuyeum di Tasikmalaya Terbakar, Pekerja Panik & Menyelamatkan Diri, Pemilik Pasrah

Api berhasil dipadamkan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Babinsa Desa Sindangraja, Serda Edeng Sonjaya, dalam laporannya ke markas Koramil setempat, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan dua pekerja, Ujang dan Yulianti, sumber api berasal dari selang LPG yang bocor.

"Kedua pekerja itu tengah melakukan proses pengukusan tapai. Tiba-tiba ada selang LPG 12 kg yang bocor. Api dari kompor langsung menyambar dan terjadi kebakaran," kata Edeng.

Edeng mengatakan, kedua pekerja selamat karena begitu api membesar langsung keluar. Saat itu mereka tengah memproduksi tapai ketan hitam dan sedang dalam tahap pengukusan.

Toko Sentral Peuyeum terkenal sejak tahun 1970-an sebagai satu-satunya produsen tapai di Tasikmalaya.

Lokasi toko tidak asing lagi bagi warga yang kerap bepergian melintasi jalan raya Rajapolah-Jamanis di ruas jalan negara Tasikmalaya-Bandung via Ciawi itu.

Madrasah Diniyah Al Barokah di Tasikmalaya Direhab, Santri Tak Lagi Berceceran di Luar

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved