Minggu, 26 April 2026

TKW Purwakarta Disiksa Majikan

Kabar TKW Purwakarta Disiksa Majikan di Arab Saudi, Ini Kata Anak Neng Oyah

Bahkan tadi pagi pun ia sempat berkomunikasi dengan Neng Oyah Aifah yang ada di Arab Saudi.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwakarta bernama Neng Oyah Aipah warga Pasawahan disiksa majikannya di Arab Saudi dan meminta dipulangkan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Anak dari tenaga kerja wanita ( TKW ) Purwakarta Neng Oyah Aipah (43), Isna Nurrohmah (19) memberikan pernyataan terkait ibundanya yang diberitakan mendapat perlakuan kekerasan dari majikannya di Arab Saudi.

Menurut Isna, ibundanya masih dapat dihubungi. Bahkan tadi pagi pun ia sempat berkomunikasi dengan Neng Oyah Aipah yang ada di Arab Saudi.

"Kondisi mamah baik, hanya ada masalah bukan disiksa majikan melainkan ketakutan ada teman mamah yang penyuka sesama jenis dan memang karena upah atau gaji yang tak tepat waktu alias ditangguhkan majikannya," kata Isna kepada Tribun Jabar, Rabu (15/1/2020).

Majikan Neng Oyah, lanjut Isna, sebenarnya akan memulangkan Neng Oyah ke Indonesia seminggu lagi, tetapi tiga orang temannya melarikan diri dan Neng Oyah difitnah menjadi pemicunya.

"Jadi mamah itu sekarang diawasi polisi di sana. Kalau teleponan (komunikasi) sering dan lancar-lancar saja komunikasi mah," ujarnya.

Peti Sebut Neng Oyah Aipah TKW Purwakarta Mengaku Takut Mengadu ke KJRI, Ini Alasannya

Bukan Cuma Disiksa, Neng Oyah Aipah TKW Asal Purwakarta yang Kerja di Arab Saudi Gajinya Dipotong

Isna juga menjelaskan bahwa ibundanya sering mengirimkan uang kepada keluarganya yang ada di Purwakarta dengan nominal yang berbeda-beda.

"Ya kirim uang kalau kami sedang butuh saja ada Rp 2 juta, Rp 3 juta, atau Rp 5 juta. Uang itu biasanya digunakan untuk uang kuliah saya. Jadi sebutuhnya berapa baru mengirim," ujar Isna yang juga mahasiswi jurusan IT semester 3, kampus LP3I. 

Dikabarkan Disiksa

Sebelumnya diberitakan, Neng Oyah kerap disiksa majikannya di Arab Saudi selama dua tahun ini. Gajinya dipotong oleh majikan.

Saudara sepupu Neng Oyah Aipah, Aab Abdurahman mengatakan Neng Oyah sudah sekitar lima tahun bekerja di Arab Saudi, dua tahun di antaranya bekerja di majikan yang melakukan penganiayaan ini.

"Iya, majikan Teh Oyah yang sekarang ini galak sampai-sampai gajinya dipotong dan sekarang kabarnya sedang dipanggil oleh kepolisian Arab teh Oyah," ujar Aab saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (14/1/2020).

Gaji bulan-bulan kemarin selama tujuh bulan yang diterima Neng Oyah, lanjut Aab, diambil oleh majikannya.

"Sekarang teh Oyah belum bisa dihubungi. Gaji Oyah dipotong tapi potongannya lumayan harusnya 1.800 real hanya dibayar 1.000 real," ujarnya.

Pihak keluarga berharap kasus Neng Oyah Aipah ini dapat secepatnya terselesaikan dan Neng Oyah bisa secepatnya kembali pulang ke Indonesia dengan selamat.

"Masa visa teh Oyah tinggal dua bulan lagi akan habis. Semoga secepatnya kasus ini beres dan teteh datang dengan selamat," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved