Warga Kecamatan Darangdan Meninggal Akibat DBD, Ini Kata Dinkes Purwakarta
Seorang warga di Darangdan, Purwakarta, dilaporkan meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) pada awal 2020.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Seorang warga di Darangdan, Purwakarta, dilaporkan meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) pada awal 2020.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Purwakarta, dr Meisera Pramayanti, mengatakan bahwa Kecamatan Darangdan menjadi kecamatan dengan jumlah penderita DBD terbanyak di Purwakarta.
"Kalau wilayah lain nihil. Kami hanya punya laporan terakhir yang Desember 2019. Sedangkan Januari ini masih belum ada laporan," ujar dr Meisera di ruangannya, Selasa (14/1/2020).
• 2 Marga Meninggal Akibat DBD, Dinkes Ciamis Fogging 2 RW di Mekarmukti Cisaga
Dinas Kesehatan Purwakarta, lanjut Meisera mengimbau kepada masyarakat terutama aparat mulai sektor kesehatan di puskesmas, klinik, hingga rumah sakit untuk mengantisipasi dan waspada jika ada pasien yang mengalami gejala demam.
"Kami coba edarkan surat edaran kepada aparat kesehatan dan kecamatan, terutama antarsektor untuk berkoordinasi. Sebab, DBD ini tak bisa dikerjakan oleh satu sektor melainkan lintas sektor," ujarnya.
Berdasarkan data dari Dinkes, laporan dugaan DBD sejauh ini baru ada di wilayah Darangdan.
Pada Desember 2019 sudah ada 24 kasus DBD. Namun, secara keseluruhan 2019 tercatat ada 516 kasus DBD.
"Kami masih terkendala regen pemeriksaan lebih ke trombosit. Laporan DBD di puskesmas lain nihil hanya di Darangdan saja. Sekarang sih batas wajar, karena puskesmas-puskesmas masih belum banyak yang meminta abate dan foging, biasanya permohonan itu menumpuk," ujarnya.
Selanjutnya, P2P Dinkes Purwakarta, kata Meisera, meminta masyarakat harus ada gerakan satu rumah satu jumantik guna melakukan jentik berkala minimal tiga bukan sekali ke rumah-rumah warga.
• Pemasangan Patok PT KAI di Jatingangor Bukan Pertama Kali, Kepastian Reaktivasi Belum Jelas
• Masuk Musim Hujan, Waspadai DBD, Tiga Warga Meninggal di Ciamis dan Banjar