Harga Cabai Makin Pedas di Pasar Leuwipanjang Purwakarta, Sudah 3 Hari Rp 80.000/Kg

Para konsumen di Pasar Leuwipanjang Purwakarta mengeluhkan kenaikan harga cabai yang sudah tiga hari mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

Harga Cabai Makin Pedas di Pasar Leuwipanjang Purwakarta, Sudah 3 Hari Rp 80.000/Kg
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Pedagang cabai menunggu pembeli di Pasar Induk Jagasatru, Kota Cirebon, Rabu (17/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Pascatahun baru, harga cabai di Purwakarta mengalami kenaikan cukup tinggi.

Para konsumen di Pasar Leuwipanjang Purwakarta mengeluhkan kenaikan harga cabai yang sudah tiga hari mencapai Rp 80 ribu per kilogram.

Inas (38), seorang pedagang di Pasar Leuwipanjang Purwakarta, mengatakan harga cabai berbagai jenis melonjak naik, seperti rawit merah Rp 70-80 ribu yang awalnya Rp 40 ribu.

"Kenaikannya sih bertahap setelah tahun baru kemarin. Sekarang sudah tiga hari naik, ya karena kosong barangnya dari Cikopo (pasar induk)," katanya, Selasa (14/1/2020) seraya menyebut para pembeli menjadi berkurang.

Pedagang lainnya, Lia (40) mengaku harga bawang pun melonjak naik yang harganya dari Rp 24 ribu naik menjadi Rp 32 ribu per kilogram untuk bawang putih, dan bawang merah Rp 24 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

Harga Cabai di Pasar Guntur Garut Naik 100 Persen, Ternyata Ini Penyebabnya

Sempat Turun Saat Tahun Baru, Harga Cabai di Ciamis Naik Tajam Sejak dari Petani

"Setelah tahun baru sempat turun sebentar. Dan tiga hari ini sudah naik lagi. Barangnya gak ada di Cikopo. Konsumen pun banyak yang mengeluh mahal," katanya.

Kepala Bidang Perdagangan Purwakarta, Wita Gusrianita menjelaskan kenaikan harga cabai masih wajar. Sebab, kenaikan tersebut memang sering terjadi setiap tahunnya.

"Setiap tahun seperti itu apalagi masuk musim hujan. Jadi, dari faktor produksi komoditasnya sedikit. Nanti akan stabil lagi harga cabai ketika lewati musim hujan ke kisaran harga Rp 30-40 ribu," ujar Wita di kantornya.

Faktor kenaikan harga, Wita menyebut disebabkan dua faktor, yakni produksi dan distribusi. Sehingga, kenaikan harga cabai saat ini dirasakan Wita masih sangat wajar karena faktor alam.

"Masih wajar sih. Kami indikatornya itu ketika melihat ke pasar naik dan mengecek ke induk ada perbedaan harga yang tak terlalu tinggi maka faktor produksi, tapi ini produksi aman lancar," katanya. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved