Cabai Busuk Laris Manis di Pasar Baru Indramayu Gara-gara Harga Naik

Iksan mengatakan, cabai busuk itu laris manis sejak harga cabai segar mengalami kenaikan harga sejak awal tahun 2020 kemarin.

Cabai Busuk Laris Manis di Pasar Baru Indramayu Gara-gara Harga Naik
Handhika Rahman/Tribun Jabar
Iksan saat menjajakan cabai dilapak jualannya di Pasar Baru Indramayu, Selasa (14/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Naiknya harga komoditas jenis cabai di Pasar Baru Indramayu membuat para pembeli memburu cabai busuk.

Hal tersebut diungkapkan seorang pedagang sayur, Iksan (48) saat ditemui Tribuncirebon.com di lapak jualannya di Pasar Baru Indramayu, Selasa (14/1/2020).

Iksan mengatakan, cabai busuk itu laris manis sejak harga cabai segar mengalami kenaikan harga sejak awal tahun 2020 kemarin.

Mereka yang membeli cabai busuk mayoritas merupakan ibu rumah tangga untuk kebutuhan konsumsi keluarga.

"Banyak beli busukan karena harganya lebih murah, cuma setengah harga," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, harga cabai merah naik menjadi Rp 60 ribu dari harga sebelumnya yang hanya Rp 30 ribu per kilogram.

Hal ini yang membuat penjualan cabai di lapak milik Iksan menurun, para pembeli bahkan lebih memilih untuk membeli cabai yang kondisinya sudah busuk.

"Tidak tentu juga sih mas harganya, biasanya saya hargai cuma Rp 20 ribu per kilogram, kadang Rp 30 ribu tergantung kondisi cabainya," ucapnya.

Dalam hal ini, disampaikan Iksan, cabai busuk yang ia jual merupakan cabai kemarin yang tidak laku, cabai itu kemudian busuk pada keesokan harinya.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved