Pemprov Jabar Sambut Baik Percepatan Tender Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik upaya percepatan proses tender Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik upaya percepatan proses tender Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap dan percepatan pengoperasian Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Koswara, mengatakan percepatan proses tender Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap tentu akan mempercepat pembangunan dan pemanfaatannya oleh masyarakat Jabar.
Sedangkan, percepatan pengoperasian Jalan Tol Cisumdawu akan sangat membantu transportasi darat dari Bandung Raya dan Priangan Timur ke Bandara Kertajati, terutama pada pemberangkatan jamaah haji Jabar melalui Bandara Kertajati pada 2020.
"Kita akan suport full. Pastinya sesuai tugas dan kewenangan kita. Bila ada tugas-tugas yang diberikan pusat, kita akan laksanakan dengan sungguh-sungguh," kata Koswara melalui ponsel, Senin (13/1/2020).
• Taktik Lihai NA Cari Mangsa, Kenalan di Instagram dan Ajak ke Hotel, Kuras Harta untuk Beli Make Up
Pemerintah Provinsi Jabar, katanya, menunggu instruksi lebih lanjut daei kementerian tentang saja yang harus dilakukan terkait dengan percepatan pembangunan dan pengoperasian tol tersebut.
"Kita akan bantu dan koordinasikan. Progres Tol Cisumdawu, minggu kemarin ada rapat AMDAL lalu lintas untuk pembangunan di perempatan Cileunyi," katanya.
Sebelum diinstruksikan untuk dipercepat prosesnya, 2020 akan menjadi tahun yang panjang untuk semua proses tender proyek pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap. Fisik tol penghubung Jabar dengan Jateng lewat kawasan selatan ini pun baru bisa dikerjakan pada 2021 dan digunakan pada 2024.
Koswara mengatakan proses lelang proyek ini memang lama, dari awal sampai akhir 2020. Prosesnya sendiri dikomandoi oleh pemerintah pusat.
• Kondisi Fisik Pemain Trial Wander Luiz dan Joel Vinicius Masih Belum Jelas, Harus Diukur Pakai Alat
"Pemprov Jabar dalam hal ini supporting pembebasan tanah. Semua prosesnya dari pemerintah pusat. Penetapan lokasi oleh gubernur," kata Koswara.
Koswara mengatakan trase dan kawasan yang dilalui tol tersebut tidak banyak berubah dari kesepakatan terakhir bersama para kepala daerah di Jabar. Panjangnya mencapai 206 kilometer terdiri atas 95 kilometer ruas Gedebage-Tasikmalaya, dan 111 kilometer ruas Tasikmalaya-Cilacap.
Tol yang membutuhkan anggaran Rp 57,59 triliun ini akan memiliki dua lajur pada masing-masing jalurnya. Prediksi jumlah kendaraan per hari yang akan melaluinya pada 2024 adalah 19.741 kendaraan.
Jadwal proses tender Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sendiri berawal pada Desember 2019 berupa pengumuman tender. Pada Januari 2020 dilakukan persiapan tender, Februari dilakukan pengajuan prakualifikasi, dilanjutkan pengumuman hasil prakualifikasi pada Maret 2020.
• Kabar Teranyar dari Esteban Vizcarra, Ini Kata Pelatih Persib, Bobotoh Bisa Tenang
Pada bulan April dilakukan pengumpulan dokumen dan persiapan lelang, Juli dilakukan pengajuan dokumen, pada Agustus dilakukan pembukaan proposal dokumen keuangan, pada Desember 2020 dilakukan pengumuman pemenang lelang oleh Menteri PUPR, dan baru pada Januari 2021 dilakukan persetujuan pengerjaan proyek tersebut.
Konsorsium tol tersebut adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebanyak 80 persen dan PT Daya Mulia Turangga sebanyak 20 persen. Proyek ini sudah memiliki Feasibility Study, Basic Design, AMDAL, dan BPPT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tol-gedebage_20170516_224616.jpg)