Rabu, 3 Juni 2026

Tedy Mengaku Tidak Pernah Menjelekkan Mantan Istrinya, tapi Sule Malah Cerita Macam-macam

Suami almarhumah Lina Jubaedah, Tedy Pardiyana turut hadir pada autopsi jenazah Lina di pemakaman di Jalan Sekelimus

Tayang:
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Mega Nugraha
Tedy di lokasi autopsi jenazah Lina Jubaedah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Suami almarhumah Lina Jubaedah, Tedy Pardiyana turut hadir pada autopsi jenazah Lina di pemakaman di Jalan Sekelimus Utara I, Kota Bandung, Kamis (9/1/2020) siang.

Selain Tedy, Rizky Febian dan Delina Putri, anak Lina juga hadir. Autopsi sudah selesai dilakukan. Jenazah dibawa untuk dipindahkan ke pemakaman di Nagrog, Ujungberung. Tedy tampak membawa bayinya yang berusia dua bulan hasil pernikahan dengan Lina.

Autopsi ini buntut pelaporan Rizky anak Sule ke Polrestabes Bandung, terkait kejanggalan pada kematian Lina. Kemarin, polisi melakukan olah TKP di rumah Lina, Jalan Neptunus Tengah.

Pada kesempatan itu, Tedy masih meyakini istrinya meninggal wajar. Namun, ia mempersilakan semua pihak dan polisi untuk melakukan autopsi atas kematian Lina.

Saddil Ramdani Sudah Deal? Ini Jawaban Bos Persib, Memang Tidak Boleh Makan Bareng

‎"Saya enggak kecewa. Saya enggak pernah ngezalimi orang. Apa pernah pernyataan saya menyinggung, enggak," ujar Tedy.

Sekalipun, lanjut Tedy, autopsi hingga olah TKP terkait kematian Lina ini berawal dari pernyataan komedian Sule yang menyebut ada kejanggalan dalam kematian Lina.

Sule menyebut, saat kematian Lina pada Sabtu (4/1/2020), sempat di bawa ke RS Al Islam Bandung.

Saat itu, Sule menyebut dokter menyarankan visum. Tedy membantah keterangan tersebut dan kembali menegaskan kematian istrinya wajar.

Sule Masih Cinta Lina, Ungkap Sosok Ibu Rizky Febian, Orang Baik Dikelilingi Orang-orang Tak Baik

"Saya enggak pernah jelekin mantan istri saya. Beliau (Sule) malah bikin cerita macam-macam. Saya minta maaf ke Kang Sule, mantan istri saya di Amerika. Saya ingin benar-benar luber, saya mohon maaf lahir batin‎," ujar Tedy.

Tedy juga membantah keterangan soal ia melarang keluarga Lina melihat wajah Lina saat sebelum dimakamkan.

"Saya tidak melarang. CCTV-nya ada. Posisi almarhumah sudah ditutup, kalau kuat silakan lihat. Enggak ada larangan melihat almarhumah sebelum dimakamkan," kata Tedy.

Autopsi terhadap jenazah Lina sudah selesai dilakukan. Jenazah dibawa ke makam di Nagrog Ujungberung. ‎Autopsi melibatkan tim dokter forensik di RS Hasan Sadikin Bandung, Polrestabes Bandung dan Polda Jabar. Autopsi berlangsung dimulai pukul 10.00.

"Kami dari Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih Bandung sudah melakukan autopsi di tubuh bagian luar dan dalam. Namun, belum bisa disimpulkan," ujar AKBP Robert Tanjung dari RS Sartika Asih, di sekitar pemakamanan.

Usai autopsi, ada hal lanjutan yang akan dilakukan yakni melibatkan Puslabfor Mabes Polri.

"‎Belum bisa disimpulkan karena harus ada pemeriksaan toksicologi atau pemeriksaan racun di dalam tubuhnya ke Puslabfor Mabes Polri. Hasil dari Puslabfor diserahkan ke penyidik nanti penyidik yang memutuskan," kata Robert.

Beredar Via WhatsApp, Video Citatah Padalarang Banjir Bandang Tadi Pagi, Ini Faktanya

Pemeriksaan racun di tubuh Lina kata dia, tidak didasarkan pada faktor tertentu yang melatar belakangi kematiannya pada Sabtu (4/1/2020).

"Dalam autopsi prosedurnya seperti itu," ujar Robert.

Pada kesempatan itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga menambahkan, autopsi sudah selesai dilakukan.

"Autopsi tadi dilakukan pada tubuh luar dan dalam. Tentu hasil autopsi akan dianalisa tim dokter forensik kemudian membuat kesimpulan akhir," kata Saptono.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved