Breaking News:

Banjir Rob

Banjir Rob di Desa Eretan Kulon Indramayu Bukan Kali Pertama, Harus Ada Perbaikan Breakwater Segera

Perbaikan itu mesti segera di lakukan, mengingat air laut belakangan ini kerap kali pasang sehingga menyebabkan banjir rob.

ISTIMEWA
Tanaga Kabupaten Indramayu bersama pihak kepolisian dan Koramil Kandanghaur saat mengecek lokasi pemukiman warga yang terendam banjir rob di Desa Eretan Kulo, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin (6/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Banjir rob yang menerpa Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, bukan kali pertama.

Hal tersebut disampaikan Kuwu Desa Eretan Kulon, Arif Santoso saat dihubungi Tribuncirebon.com melalui sambungan seluler, Senin (6/1/2020).

Arif Santoso mengatakan, banjir rob tersebut dikarenakan pasangnya air laut.

"Tapi hanya rob kecil, tidak seluruhnya desa kena, hanya sebagian saja. Yang masuk ke rumah juga cuma beberapa saja," ujar dia.

Disampaikan Arif Santoso, untuk mengantisipasi adanya banjir lanjutan perlu ada perbaikan terhadap breakwater di desa setempat.

Perbaikan itu mesti segera di lakukan, mengingat air laut belakangan ini kerap kali pasang sehingga menyebabkan banjir rob.

Bursa Transfer Pemain: PSM Makassar Buang 16 Pemain, Termasuk Zulham Zamrun dan Dua Naturalisasi?

Dalam hal ini, pihaknya akan meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung untuk segera memperbaiki breakwater.

Jika tidak segera diperbaiki, disebutkan Arif Santoso banjir rob akan mengancam sebanyak 3.700 kepala keluarga di Desa Eretan Kulon.

"Tahun 2018 itu saya sudah dipanggil ke BBWS untuk perbaikan breakwater, tapi tidak jadi waktu itu, mudah-mudahan tahun ini bisa diperbaiki," ujarnya.

Peringatan Dini Gempa dan Tsunami di Jabar Dipantau 30 Seismograf, Tahun Lalu Tambah 22 Seismograf

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir rob merendam pemukiman warga di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu terendam banjir rob, Senin (6/1/2020) pagi tadi.

Banjir rob itu mulai merendam pemukiman warga sekitar pukul 06.00 WIB, dengan ketinggian banjir mencapai 40 centimeter atau sebetis orang dewasa.

Koordinator Lapangan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Indramayu, Waminuddin mengatakan, banjir rob itu diakibatkan oleh pasangnya air laut.

Resepsi Pernikahan Berakhir Kacau, Mempelai Pria Tayangkan Video Perselingkuhan Istri di Layar Besar

Terlebih Desa Eretan Kulon yang berbatasan langsung dengan laut utara Pulau Jawa itu, disebutkan Waminuddin mengalami abrasi.

"Untuk sekarang alhamdulillah sudah mulai surut, tadi banjir rob dari laut (lagi pasang), ombaknya juga besar dan ada yang abrasi juga," ujar dia.

Kapal China Ditenggelamkan Semasa Menteri Susi, Adakah? Sejak Oktober 2014 Ada 556 Kapal Dimusnahkan

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved