2019, Angka Lakalantas di Indramayu Meningkat, tapi Korban Tewas Turun Jadi 266 Orang

Jumlah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Indramayu tahun 2019 mengalami

tribunjabar/Handhika Rahman
Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Jumlah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Indramayu tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 23 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Indramayu AKBP Suhermanto dalam Press Release Akhir Tahun Polres Indramayu 2019 di Aula Patria Tama Mapolres Indramayu, Senin (30/12/2019).

"Pada tahun 2019 ada sebanyak 614 kecelakaan lalu lintas atau meningkat dari tahun 2018 yang hanya terdapat 499 kecelakaan," ujar dia.

AKBP Suhermanto menyampaikan, dari jumlah kecelakaan lalu lintas itu, pada tahun 2019 ada sebanyak 266 orang meninggal dunia sedangkan di tahun 2018 ada sebanyak 374 orang meninggal dunia.

Atau dengan kata lain, angka kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia mengalami penurunan sebesar 28 persen dibanding tahun lalu.

Nasib Buruk Medina Zein Tersangkut Kasus Narkoba, Kini Muncul Bersama Kakak Iparnya Ibra Azhari

Sedangkan untuk korban luka berat, mengalami peningkatan dari 16 orang di tahun 2018 menjadi 83 orang di tahun 2019 atau meningkat cukup signifikan sebesar 418 persen.

"Untuk luka ringan di tahun 2018 ada 505 orang meningkat di tahun 2019 jadi 835 orang di tahun 2019," ucap dia.

Sementara itu, kerugian materi yang dialami akibat kecelakaan lalu lintas, di tahun 2018 sebesar Rp 1.028.000.000 sedangkan di tahun 2019 sebesar Rp 1.089.500.000.

Tonic Immobility, Kondisi yang Menyebabkan Korban Perkosaan Tak Dapat Berteriak dan Melawan

Kapolres Indramayu menyampaikan dari jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2018, yakni sebanyak 499 kejadian, seluruh perkara sudah diselesaikan.

Sedangkan di tahun 2019, dari sebanyak 614 kejadian baru 501 perkara yang selesai.

"Masih dalam proses ada 70 perkara dan tabrak lari ada 43 perkara," ujarnya.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved