Kerasnya Perjuangan Hidup Chef Juna, Terlibat Geng Motor, Bertahan Hidup di Amerika, Jadi Pelayan
Chef Juna atau yang memiliki nama lengkap Junior Rorimpandey, merupakan salah satu juri Masterchef Indonesia yang dikenal memiliki karakter khas.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Yongky Yulius
TRIBUNJABAR.ID - Sosok juri MasterChef Indonesia bernama Junior Rorimpandey atau biasa dikenal sebagai Chef Juna selalu mencuri perhatian.
Hal itu ditengarai lantaran aksi Chef Juna di kompetisi memasak tersebut yang memiliki karakter khas.
Chef Juna memang dikenal sebagai sosok yang galak, tegas, disiplin, namun tetap profesional.
Siapa sangka, di balik sosoknya yang dikenal galak, Chef Juna punya perjuangan hidup yang keras.
Teknik-teknik yang ditunjukkan Chef Juna saat memasak jelas dikuasai bukan dengan proses yang mudah dan sebentar.
Chef Juna yang merupakan kelahiran Manado, 20 Juli 1975 ini adalah seorang koki spesialis makanan Jepang dan Perancis yang telah menghabiskan waktu selama kurang lebih 12 tahun di luar negeri.
Perjalanan Chef Juna menjadi seorang koki tidaklah mudah.
• Persaingan Sengit Galeri MasterChef Indonesia, Chef Juna Sampai Teriak Medis, Ini Link Streaming-nya
Dilansir TribunJabar.id dari berbagai sumber, Minggu (29/12/2019) pada saat berusia 17 tahun, Juna dikenal sebagai anak yang berandalan.
Di umur yang masih tergolong sangat muda itu, Juna bahkan membuat geng bernama Bad Bones.
Lulus dari SMA, Juna memutuskan untuk berkuliah di jurusan perminyakan.
Namun, setelah 3,5 tahun, Juna tak menyelesaikan kuliahnya karena terlalu nakal.

Bahkan, Juna sempat menjalani kehidupan yang luar biasa keras, dia pernah diculik, disiksa, hampir ditembak, dan overdosis.
Hingga suatu saat, Juna berubah pikiran dan berniat memperbaiki diri.
Pria bertato ini lalu memutuskan hijrah ke Amerika Serikat agar kenakalannya tak bertambah.
Sebagai bekal, Juna menjual motor Harley Davidson kesayangannya seharga Rp 40 juta di tahun 1998 dan hasilnya dipakai untuk biaya sekolah penerbangan di negeri Paman Sam.