Pingsan di Kereta Api Sepulang Reuni SMP, Warga Maleber Bandung Ini Diturunkan di Stasiun Ciamis
Yuni (59), penumpang kereta api yang jatuh pingsan di gerbong KA Kutajaya Selatan dalam perjalanan dari Sidareja ke Bandung terpaksa diturunkan
Penulis: Andri M Dani | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Yuni (59) , penumpang kereta api yang jatuh pingsan di gerbong KA Kutajaya Selatan (KA PLB/331 A) dalam perjalanan dari Sidareja Cilacap Jawa Tengah menuju Bandung Jawa Barat, terpaksa diturunkan di Stasiun Ciamis, Rabu (25/12/2019) pukul 14.00.
Warga Maleber Bandung yang pingsan tersebut naik kereta api dalam rangka pulang setelah menghadiri reuni SMP di Sidareja, Cilacap.
Namun di tengah perjanan, Yuni diduga mengalami gangguan penyakit jantung sehingga menjadikannya pingsan.
• Ada 55 Titik Perlintasan Kereta Api Tidak Resmi di Daop 2 Bandung, Warga Diimbau untuk Hati-hati

• Libur Natal, Wakapolda Jabar Pantau Arus Lalu Lintas dari Cileunyi hingga Ciamis
Salah seorang rekan Yuni, Budi Marsono (56), mengatakan bahwa mereka baru saja menghadiri reuni angkatan 77 SMP Nasional Sideraja Cilacap di rumah rekan mereka, Sunarjo di Sidareja.
Setelah 42 tahun tidak bertemu, lanjut Budi, tentu suasana penuh kegembiraan dan gelak tawa.
“Pukul 12.12 kami berangkat dari Stasiun Sidareja naik KA Kutajaya tujuannya pulang ke Bandung, Kiaracondong. Selepas Stasiun Langensari, Yuni merasakan dadanya sesak. Nafasnya tersengal-sengal. Bahkan setelah Stasiun Banjar menuju Ciamis, Yuni pingsan tak sadarkan diri.
Saya panik sekali. Untung ada penumpang yang menghubungi Polsuska. Di Stasiun Ciamis kami diturunkan,” ujar Budi kepada Tribun di IGD RSU Ciamis.
Ternyata di Stasiun Ciamis sudah ada petugas siap memberi bantuan.
“Ada petugas PT KAI dan polisi dengan cepat memberikan bantuan. Di atas ambulans Yuni diberi bantuan oksigen dan mulai sadar langsung di bawa rumah sakit. Sekarang tinggal pemulihan. Kami sangat berterima kasih pada PT KAI dan Polres Ciamis yang sudah banyak membantu,” katanya.
Bahkan PT KAI membebaskan naik KA manapun untuk pulang ke Bandung.
“Tadi petugas PT KAI memfoto karcis kami. Untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Bandung dari Ciamis ini kami dibebaskan untuk naik KA manapun. Tinggal pilih. Tapi batas waktunya selama dua hari ini,” ujar Budi yang juga pengusaha percetakan di Meleber Bandung.

Menurut Budi, mereka akan kembali ke Bandung kalau kondisi Yuni sudah benar-benar pulih.
“Kalau malam ini sudah benar-benar pulih, malam ini juga kami pulang ke Bandung. Naik KA tentunya,” katanya
Sementara itu Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, mengatakan, personel Polres Ciamis yang tengah melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun di Stasiun Ciamis mendapat informasi ada penumpang KA yang pingsan.