Dicekoki Miras Oplosan, Gadis 12 Tahun Dirudapaksa Pacar dan Lima Temannya, Pelaku Masih SMP

Gadis berusia 12 tahun dirudapaksa enam pemuda. Sebagian pelaku masih duduk di bangku SMP. Korban dirudapaksa setelah dicekoki minuman keras

internet
Ilustrasi Pemerkosaan 

TRIBUNJABAR.ID, SANGATTA - Nasib nahas menimpa Bunga (nama samaran) yang masih berusia 12 tahun. Bunga menjadi korban rudapaksa lima sekelompok pemuda yang.

Ironisnya, kelompok pemuda yang melakukan perbuatan amoral tersebut masih berstatus pelajar SMP.

Hal tersebut terjadi di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Bahkan, salah satu pemuda merupakan pacar korban.

Dilansir dari Tribunkaltim.com, kini peristiwa tragis tersebut ditangani Unit Perlindungan Peremupan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kutai Timur.

Keenam pemuda tersebut langsung diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Ini dibenarkan Kapolres Kutai Timur, AKBP Indras Budi Purnomo, didampingi Kasatreskrim AKP Ferry Putra Samodra, Rabu (25/12/2019).

Kejadian bejat tersebut terjadi Senin 23 Desember 2019, pihak kepolisian sendiri mendapat laporan pada tanggal 24 Desember 2019.

Suami Istri Pembuat Roti di Kulonprogo Bagikan Bingkisan Natal Tanpa Pandang Agama Setiap Tahun

"Kami lakukan penyelidikan dan telah mengamankan enam pemuda yang dua di antaranya masih berstatus pelajar," ujarnya.

Sementara tiga lainnya, lanjutnya, merupakan remaja di bawah umur dan putus sekolah, juga satu pria dewasa.

"Pemeriksaan masih terus berlangsung,” ungkap Ferry.

Keenam pelaku berinisial ME (19), AR (16), Lc (16), RS (17), WN (14) dan An (14).

600 Kilogram Gula Ilegal Gagal Diselundupkan dari Malyasia, Ditemukan Anggota TNI di Semak-semak

Mereka diduga melakukan rudapaksa pada Bunga dalam kondisi mabuk minuman oplosan.

Minuman itu racikan yang berisi komix, minuman serbuk berenergi dan minuman beralkohol.

Bunga pergi dari rumah siang hari, bersama pacarnya.

Mereka ini ke penginapan di kawasan Sangatta Utara.

Sinopsis Spies in Disguise, Film Animasi Petulangan Seru Si Mata-mata, Tayang Hari Ini di Bioskop

Sampai di penginapan, sudah ada lima teman pacarnya Bunga menunggu.

Di situlah, Bunga diajak mengonsumsi minuman oplosan hingga mabuk.

"Dalam kondisi mabuk itulah, mereka secara bergantian merudapaksa Bunga,” beber Ferry.

Tak hanya di satu penginapan.

Agar Tak Ngantuk, Polres Majalengka Ajak Pemudik Olahraga dan Bagikan Kopi

Malam harinya, mereka pindah ke penginapan lainnya dan melakukan hal yang sama pada Bunga.

Hingga akhirnya ayah Bunga bersama polisi yang sedang berpatroli menemukan mereka di penginapan yang kedua.

Pada pihak kepolisian, ayah Bunga mengaku anaknya pergi dari rumah sejak siang hari.

Lapas Kelas IIB Purwakarta Beri Remisi Khusus bagi 7 Orang Narapidana dan 1 Bebas Bersyarat

Saat itu, ia sempat menyuruh Bunga membuatkan susu untuk keponakannya yang masih bayi.

Saat si bayi menangis, sang ayah langsung memanggil Bunga, tapi tak ada jawaban.

Di kamarnya juga tak ada.

Libur, Hantu di Jalan Asia Afrika Bandung Raup Untung

“Ayahnya sempat menghubungi handphone Bunga. Tapi tidak aktif. Lalu bersama keluarga melakukan pencarian,” ujar Ferry.

Sampai pukul 23.00 Wita, Bunga belum juga ditemukan.

Ayah Bunga, bertemu dengan aparat polisi yang sedang melakukan patroli dan akhirnya menemukan Bunga, sekitar pukul 00.30 dini hari.

Bunga berada di sebuah penginapan dengan sekelompok pemuda yang tak satupun dikenal oleh ayah Bunga.

BREAKING NEWS, Kendaraan Arah Lembang Padat Banget, Baik Jalur Setiabudi Maupun Punclut

Sang ayah kemudian menanyakan pada Bunga, apa yang terjadi.

Ternyata ia telah disetubuhi oleh RS dan kawan-kawannya

"Ayahnya tidak terima dan melapor pada polisi,” ujar Ferry.

Keenam pemuda tersebut, menurut Ferry diancam hukuman penjara 15 tahun.

Sebagaimana termaktub dalam undang undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

Dalam pasal 76D, yang menyebutkan setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain.

Manjakan Penumpang, Pengelola Bandara Kertajati Tampilkan Hiburan Live Musik

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved