Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Bangunan Madrasah Bani Usman di Purwakarta Ambruk

Terakhir kali bangunan ini direnovasi adalah pada 8 tahun lalu. Bangunan ini pun masih dibiarkan berserakan oleh puing-puing reruntuhan.

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Bangunan Madrasah Bani Usman di Purwakarta Ambruk
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Madrasah Bani Usman ambruk 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Bangunan Madrasah Bani Usman yang terletak di Kampung Bakan Bandung RT 6/3, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, ambruk pada Siang kemarin.

Salah seorang anggota pengurus Madrasah Bani Usman, Ade Fathurrohman menjelaskan awal mula ambruknya bangunan madrasah ini, ketika pukul 10.00 wib saat kondisi madrasah sedang kosong tak ada kegiatan belajar mengajar.

Cuaca saat itu pun tampak cerah dan bukan dalam kondisi hujan maupun angin.

"Tiba-tiba bangunan itu ambruk begitu saja, ada warga yang bilang merasakan adanya lini (gempa). Sampai sekarang belum ada tindakan nyata dari pihak manapun," katanya di Purwakarta, Minggu (22/12/2019).

Bangunan Madrasah Bani Usman, lanjut Ade, memang tampak lapuk alias rapuh. Bahkan, terakhir kali bangunan ini dilakukan renovasi pada 8 tahun lalu. Bangunan ini pun masih dibiarkan berserakan oleh puing-puing reruntuhan.

"Ya kami tak miliki biaya untuk membangun kembali. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah Kabupaten Purwakarta dan juga desa untuk dapat membantu membangun madrasah ini agar kembali layak guna tempat belajar mengaji anak-anak," ujarnya.

Lebih lanjut, Ade menyebut, madrasah ini sudah menjadi tempat mengaji anak-anak di wilayah tersebut. Tetapi, setelah ambruknya madrasah ini, anak-anak pun kini belajar mengajinya beralih ke rumah pengajarnya yang hanya berjarak 50 meter dari madarasah tersebut.

Terduga Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Bengkulu Tewas Setelah Percobaan Bunuh Diri

"Memang madrasah ini awal dibangun dari swadaya masyarakat dan sebagian dapat bantuan dari pemerintahan desa," katanya seraya menyebut santri yang mengaji kini berjumlah 50 orang.

Adapun harapan lainnya dari pengurus Madrasah Bani Usman, Ade berharap madrasah ini nantinya bisa terdaftar di pemerintahan seperti halnya madrasah-madrasah lainnya di Purwakarta.

"Hari ini belum ada yang melihat ambruknya madrasah. Ada dari pihak desa sebatas pesan dan menyebut hendak membantu dari sisi administrasi," katanya.

Empat Sekawan Pembobol 20 Mesin ATM Setor Tunai Ditangkap

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved