Ular Kobra di Kampung Munjul Jaya Purwakarta Lepas, Ditemukan Warga Sembunyi di Sini
Seperti diketahui, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Purwakarta telah menangkap 20 ekor ular dari berbagai lokasi yang ada di
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Maraknya penemuan ular kobra dirasakan oleh warga Purwakarta.
Seperti diketahui, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Purwakarta telah menangkap 20 ekor ular dari berbagai lokasi yang ada di Purwakarta.
Salah satunya ular yang ditangkap di wilayah Kampung Munjul Jaya, Purwakarta Kota, atau tepatnya di kediaman Rohmat (40).
Menurutnya, sang ular kobra betina ditemukan berada di dalam lemari pakaian sehingga membuat penghuni rumah terkejut.
"Ularnya kira-kira panjang satu meter. Tapi, saat hendak ditangkap lepas dan ternyata bersembunyi di lemari pakaian," katanya melalui sambungan telepon, Kamis (19/12/2019).
• Teror Ular Kobra di Mana-mana, Jangan Tangkap Pakai Tangan Kosong! Gini Cara Rescue yang Aman
Rohmat juga mengaku kehadiran ular kobra ini bukan kali pertama, melainkan sudah kedua kalinya, sehingga dirinya merasa khawatir jika masih ada kobra-kobra lainnya.
Sejauh ini, DPKPB Purwakarta sudah menangkap sebanyak 20 ekor ular dari berbagai lokasi yang ada di Purwakarta selama musim hujan.
Semisal di tertangkap satu ular kobra di Kampung Munjul Jaya dan 13 anak ular kobra di Kampung Baru RT 49/5, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta Kota.
"Satu lokasi rata-rata ditemukan satu hingga dua ular. Penangkapan yang paling sulit itu ular sanca kembang sepanjang 4 meter di Perumahan BIP Bungursari awal Desember," ujarnya.
Adapun ular yang telah berhasil ditangkap, Asar menyebut langsung diberikan ke Komunitas Pecinta Reftil. Saat ini, ada 8 ular jenis kobra yang telah dihibahkan.
• Jonathan Bauman Dilepas Kedah FA, Kembali ke Persib? Ini 3 Pemain Asing Berstatus Bebas Transfer
• 20 Ekor Ular 14 di Antaranya Ular Kobra Tertangkap di Purwakarta, Muncul karena Kebakaran Lahan