Teror Ular Kobra di Purwakarta
20 Ekor Ular 14 di Antaranya Ular Kobra Tertangkap di Purwakarta, Muncul karena Kebakaran Lahan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Purwakarta menanggapi maraknya kasus ular
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Purwakarta menanggapi maraknya kasus ular masuk ke pemukiman warga saat peralihan musim dari kemarau ke penghujan ini.
Salah seorang petugas DPKPB Purwakarta, Mochamad Asar Rizal menjelaskan ular yang masuk ke pemukiman warga bukanlah karena masalah perubahan atau peralihan cuaca. Tetapi, kata Asar karena banyaknya kebakaran hutan dan lahan di sepanjang musim kemarau.
"Habitat ular jadi habis dan mereka berkeliaran mencari lokasi baru yang aman dan nyaman pengganti tempat yang telah terbakar," ujarnya di Purwakarta, Kamis (19/12/2019).
Sejauh ini, DPKPB Purwakarta sudah menangkap sebanyak 20 ekor ular dari berbagai lokasi yang ada di Purwakarta selama musim hujan, seperti di Kampung Munjul Jaya tertangkap satu ular kobra dan 13 anak kobra di Kampung Baru RT 49/5, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta Kota.
• PT KAI Daop 3 Cirebon Catat Ada 8 Jalur Kereta Api Rawan Banjir dan Tanah Ambles
"Satu lokasi rata-rata ditemukan satu hingga dua ular. Penangkapan yang paling sulit itu ular sanca kembang sepanjang 4 meter di Perumahan BIP Bungursari awal Desember," ujarnya.
Adapun ular yang telah berhasil ditangkap, Asar menyebut langsung diberikan ke Komunitas Pecinta Reftil. Saat ini, ada 8 ular jenis kobra yang telah dihibahkan.
"Saya di DPKPB perbantukan di bagian animal rescue. Jadi, saya bukan pawang ular, hanya memang dulu pernah pelihara ular," ucapnya.
• Sopir Mengantuk, Pikap Oleng ke Kiri Hantam Ekor Truk di Tol Cipularang KM 86, Seorang Tewas