Pekerjaan Ahok BTP di Pertamina Disebut Ecek-ecek, Said Didu Sarankan 4 Pekerjaan Penting untuk Ahok

Pekerjaan yang sekarang dilakoni Komisaris PT Pertamina Ahok BTP, disebut sebagai perkejaan ecek-ecek. Said Didu sebut tak sesuai Ahok yang hebat

Pekerjaan Ahok BTP di Pertamina Disebut Ecek-ecek, Said Didu Sarankan 4 Pekerjaan Penting untuk Ahok
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pekerjaan yang sekarang dilakoni Komisaris PT Pertamina Basuki Thahaja Purnama alias Ahok BTP, disebut sebagai perkejaan ecek-ecek.

Ahok BTP di Pertamina kebagian menangani penerapan program B30.

B30 merupakan program pencampuran minyak sawit mentah (Crude Palm Oils/CPO) sebanyak 30 persen ke Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar.

Mantan Sekertaris Kementerian BUMN Said Didu menilai pekerjaan AhokK BTP di Pertamina terlalu ringan dan mudah.

Penampilan Terbaru Puput Nastiti Devi dan Ahok BTP Jadi Sorotan, Puput Pakai Gaun Panjang

Dia mengatakan pekerjaan Ahok BTP ecek-ecek karena tidak sesuai dengan kapasitas Ahok yang dikenal pintar dan tegas.

“Kalau Ahok diberi tugas disuruh bereskan B30, itu (B30) tugasnya kepala divisi. Dia kan katanya orang hebat, orang hebat harusnya kasih kerjaan yang berat,” ujar Said dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Said Didu menyarankan, seharusnya Ahok diberi tugas untuk menjadi fasilitator antara Pertamina dengan Pemerintah.

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan alasan mengapa Basuki Tjahaja Purnama ( BTP ) atau Ahok ditunjuk menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina.
Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan alasan mengapa Basuki Tjahaja Purnama ( BTP ) atau Ahok ditunjuk menjadi Komisaris Utama (Komut) Pertamina. (Kolase TribunJabar.id (Warta Kota, Kompas.com, dan Grid.id))

Misalnya, dia harus datang menemui Presiden Joko Widodo dan menyatakan jangan lagi menugaskan Pertamina dengan tugas-tugas yang malah membebani kinerja keuangan perusahaan plat merah itu.

“Tugasnya Ahok seharusnya datang ke presiden, bilang jangan lagi tugasin Pertamina yang malah membebani,” kata Said.

Selanjutnya, Ahok diminta datang menemui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Alasan Dayeuhkolot dan Baleendah Tetap Tergenang Meski Sungai Citarum Surut

Halaman
12
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved