Breaking News:

Teror Ular Kobra di Purwakarta, Masih Ada yang Berkeliaran, Ini Tips agar Ular Tak Masuk Rumah

Memasuki musim penghujan, ular kobra berkeliaran hingga masuk ke pemukiman warga.

Istimewa/Tribunsolo
Tim Pemadam Kebakaran (damkar) Klaten mengevakuasi enam anakan ular cobra dari warung mie ayam seorang warga, Sarmiati (38) di Dukuh Grembyang, Desa Karangwungu, Kecamatan Karangdowo, Klaten. 

Selain itu, bersihkan sisa makanan di rumah karena akan mengundang tikus.

Tikus bisa menjadi mangsa ular.

Anda harus berhati-hati terhadap ular kobra.

Waspada, Teror Ular Kobra Hantui Warga, di Purwakarta Indukan Kobra Diduga Masih Berkeliaran

Teror Ular di Depok, Sudah 3 Warga Jadi Korban, Belum Jelas Jenis Ular yang Menggigit

Gigitannya bisa mengancam jiwa terlebih ular kobra pun bisa menyemprotkan bisanya.

"Ular kobra atau disebut juga ular sendok adalah jenis ular berbisa dari suku Elapidae.

Disebut ular sendok karena ular ini dapat menegakkan dan memipihkan lehernya, melengkung menyerupai sendok, apabila merasa terganggu atau merasa terancam oleh musuhnya.
Ular ini juga memiliki kemampuan menyemprotkan bisa (venom).

Peneliti reptil dari Pusat Penelitian Biologi LIPI Amir Hamidy mengungkapkan, terdapat dua jenis ular kobra di Indonesia.

Kobra sumatra atau Naja sumatrana yang terdapat di Sumatra dan Kalimantan dan kobra jawa atau Naja sputarix yang terdistribusi di Jawa, Bali, Lombok, Komodo, Rinca, Sumbawa, dan Flores.

Ular kobra jawa menghuni tipe habitat seperti perbatasan hutan yang terbuka, savana, persawahan, dan pekarangan.

Ular ini berukuran rata rata 1,3 meter dan bisa mencapai ukuran panjang 1,8 meter.

Halaman
123
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved