Persib Bandung

Robert Alberts Bocorkan Skema Persib Bandung, Jelang Lawan Perseru Badak Lampung FC yang Tanpa Beban

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts memprediksi Perseru Badak Lampung bakal tampil lepas saat bentrok dengan timnya Senin (15/12/2019).

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan, Sleman 

"Alasannya dia sudah paham benar sepak bola Indonesia dengan track record membawa Arema juara kemudian PSM dia bentuk dengan begitu kuatnya," ujar Supriyono.

Supriyono menyarankan agar Persib Bandung merekrut pemain yang lebih kreatif dan mampu memberikan kontribusi secara permainan di Liga 1 2020.

Makan Konate, pencetak gol tunggal Persib Bandung ke gawang Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (2/2).
Makan Konate, pencetak gol tunggal Persib Bandung ke gawang Sriwijaya FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (2/2). (TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA)

"Balikin lagi (Makan) Konate atau beli Renan Silva. Mereka tidak hanya punya kemampuan bola‑bola set piece tapi punya kontribusi untuk tim juga," katanya.

Mengenai Kevin van Kippersluis, Supriyono mengakui performanya tak sesuai ekspektasi. "Dia tidak begitu spesial. Dia cuma punya bola‑bola set piece," ujar mantan pemain tim nasional ini.

Namun, dia mengkritik Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar,  yang mengharapkan pelatih tidak memakai Kevin van Kippersluis lagi untuk musim depan.

"Sebenarnya enggak boleh dong manajemen mengatakan itu. Yang berhak menentukan itu pelatih. Ini sudah salah lagi nantinya," ujar Supriyono.

Kata dia, Robert Alberts selaku pelatih yang memiliki kewenangan untuk merekrut atau melepas pemain. Sebab, pelatih yang paling tau performa pemain.

Robert pun, lanjutnya, merupakan orang yang tahu kebutuhan dan kekurangan tim.

"Jadi evaluasi di akhir musim ini, kemudian pelatih melihat statistiknya, kontribusinya, dan performanya. Baru dia akan laporkan, oh si A dipertahankan, si B dicoret, si C enam bulan (kontraknya), si D setahun. Seharusnya seperti itu," ucap Supriyono. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved