Persib Bandung
Robert Alberts Apakah Masih Layak Jadi Pelatih Persib Bandung di Liga 1 2020 ? Ini Kata Supriyono
Robert Alberts gagal membawa Persib Bandung menjadi juara musim ini, Liga 1 2019. Banyak orang yang mulai menilai pantas tidaknya berlanjut di Persib
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
Dengan demikian, poin yang dari laga tandang cukup besar karena hampir menyentuh setengahnya.
Tentu saja persentase ini bisa berubah karena Persib masih menyisakan dua partai kandang.
Di laga tandang, Persib terbilang cukup produktif karena mampu mencetak 17 gol. Jika dihitung rata-rata, maka setiap satu pertandingan Persib mampu mencetak satu gol.
Namun, Persib juga memiliki catatan yang lumayan tinggi dijumlah kemasukkan. Dari 17 laga tandang, Persib kemasukan 24 gol. Gawang Persib tidak kemasukkan gol hanya di enam pertandingan.

Di era Mario Gomez, Persib mencatatkan jumlah kemenangan yang lebih banyak.
Dari 17 kali pertandingan, Persib mampu mengemas enam kemenangan, enam hasil seri, dan enam kekalahan.
Sehingga jumlah poin tandang yang diperoleh Persib pada musim lalu adalah 24.
Dari 52 poin selama kompetisi berlangsung, laga tandang menyumbangkan 46,15 persen.
Musim lalu, produktivitas Persib menjebol gawang lawan pun cukup tinggi.
Ezechiel N Douassel dkk berhasil mencetak 20 gol dan kemasukan sebanyak 22 kali.
Dari statistik yang ada di atas, memang laga tandang musim ini sedikit menurun dibanding musim lalu.
Banyak faktor yang membuat Persib tidak maksimal di laga tandang.

Jika musim depan Persib ingin menjadi juara, maka laga tandang harus benar-benar dimaksimalkan.
Berkaca pada juara Liga 1 2019 yakni Bali United, enam kemenangan dengan menyisakan satu laga tandang berhasil dikemas oleh Serdadu Tridatu. (*)