Selasa, 12 Mei 2026

Bangun Business Lab, JNE dan SBM ITB Berkomitmen Cetak Entrepreneur Masa Depan

M Feriadi selaku President Direktur JNE mengatakan bahwa pembangunan Business Lab SBM ITB merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility

Tayang:
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Dekan Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB Sudarso Kaderi Wiryono (tengah), berbincang bersama Presiden Direktur JNE M. Feriadi (kiri) dan VP of Marketing JNE Eri Palgunadi di ruangan utama Business Lab SBM ITB seusai diresmikan di kompleks Kampus ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Kamis (12/12/2019). Business laboratorium ini untuk pengembangan pendidikan, seperti magang, pembuatan even, penelitian, studi kasus dan yang lainnya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komitmen JNE untuk bersama-sama dengan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung ( SBM ITB) mencetak para startup dan entrepreneur baru di masa yang akan datang sudah selangkah terwujud.

Hal ini dibuktikan dengan berdirinya infrastruktur penunjang yaitu Business Lab di kampus SBM ITB.

Infrastruktur tersebut telah siap secara resmi siap digunakan, Kamis (12/12/2019) melalui prosesi peresmian yang dilakukan pihak SBM ITB dengan JNE.

Berdirinya Business Lab SBM ITB merupakan komitmen dari penandatangan MoU kerjasama antara JNE dengan SBM ITB pada Juli lalu.

Salah satu hal yang disepakati dalam kerjasama ini adalah dukungan JNE dalam pembangunan infrastruktur Business lab SBM ITB.

President Direktur JNE, M Feriadi bersama Dekan SBM ITB Prof Dr Ir Sudarso Kaderi Wiryono DEA membuka tugu bangunan yang disaksikan oleh Komisaris JNE, Arif Kurniawan serta VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi beserta jajaran manajemen JNE serta ITB.

Sebagai tradisi JNE, pada kesempatan ini santunan diberikan kepada 29 anak dari panti asuhan Yatim Mandiri Bandung, jumlah tersebut juga sebagai tanda syukur JNE yang November tahun ini berusia 29 Tahun.

M Feriadi selaku President Direktur JNE mengatakan bahwa pembangunan Business Lab SBM ITB merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dan peran aktif JNE dalam membantu mendukung program pendidikan sehingga menciptakan generasi muda yang maju dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Menurut Feriadi, semangat tagline Connecting Happiness harus terus dijalankan oleh JNE.

"Perwujudan semangat mengantarkan kebahagiaan bagi JNE bukan hanya dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, tapi juga berbagai program yang memberikan manfaat di seluruh Indonesia,” kata Feriadi.

Feriadi mengaku bahwa adalah sebuah kebanggaan bagi JNE dapat mendukung proses pendidikan pada program pengembangan bagi peserta didik di SBM ITB dan menjadi bagian dalam lingkungan ITB sebagai institusi pendidikan terkemuka.

"Tujuannya, bagaimana kita bersama-sama memberikan suport kepada generasi penerus bangsa agar bisa sukses kedepannya,” ujar Feriadi.

Selain dengan ITB, kata Feriadi, selanjutnya JNE juga akan merangkul pihak lain, seperti komunitas pendidikan dan sebagainya untuk pembangunan sarana sekolah di wilayah Indonesia bagian timur.

Bahkan juga terdapat program bagi entrepreneur muda di usia SMA yang akan diluncurkan awal tahun depan.

Dalam kesempatan yang sama, Sudarso Kaderi Wiryono, menegaskan bahwa Business Laboratorium yang terletak di kampus ITB dan pembangunannya melibatkan berbagai stakeholder, ke depannya akan dipergunakan sebagai tempat pelaksanaan pengembangan pendidikan.

Beragam aktivitas dapat dilakukan mahasiswa di business lab, seperti magang, pembuatan event, penelitian, studi kasus dan yang lainnya.

Dengan luas 308 m2, business lab berkapasitas hingga 150 orang dan didukung oleh koneksi internet yang cepat yang dilengkapi ruang komunal, slot charger yang ramah, showcase bisnis, panggung dan meja serta dinding multi fungsi.

"Penyediaan fasilitas ini bertujuan untuk menunjang aktviitas belajar dan meningkatkan semangat enterpreneurship mahasiswa, sehingga diharapkan dapat mencetak banyak wirausahawan baru di masa depan," kata Sudarso.

Menurut Sudarso, lab bisnis kerjasama antara JNE dan SBM ini melengkapi sarana dan prasarana inkubator dan laboratorium-laboratorium lain yang ada di SBM, sehingga akan menunjang proses pembelajaran untuk para mahasiswa dan calon entrepreuneur lebih efektif dan berdaya guna.

"Suasana belajar yang mendukung melalui lab bisnis yang berupa kantin ini merupakan working space yang nyaman, moderen dan lengkap untuk menumbuhkembangkan para entrepreuneur muda SBM khususnya, dan ITB pada umumnya," katanya. (kemal setia permana)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved