Desainer Astri Lestari, Hadirkan Gaya Pakaian Tanpa Batasan Gender
Nama Astri Lestari (31), seorang desainer asal Bandung ini seringkali muncul di beberapa acara fashion show ternama.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Theofilus Richard
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Nama Astri Lestari (31), seorang desainer asal Bandung ini seringkali muncul di beberapa acara fashion show ternama.
Sudah berkecimpung di dunia fesyen sejak 10 tahun lalu, Astri mengatakan bahwa dia tumbuh dan besar di keluarga desainer.
Ia adalah anak dari Nuniek Mawardi, pendiri sekolah fesyen Islamic Fashion Institute (IFI). Di sana, Astri menjadi asisten sang ibu.
Memiliki gaya yang berbeda dari sang ibu, pada 2005, Astri pun membuat brand yang berbeda, yaitu memiliki gaya yang lebih konvensional.
• Cara Mengonsumsi Jahe Agar Ampuh Mengobati Berbagai Penyakit, dari Asam Lambung hingga Nyeri Sendi
Memasuki dunia fesyen, diakui Astri, bukan hal yang menjadi impiannya, ia justru merasa terseret arus di dunia fesyen.
"Aku sempat mempertanyakan 'apa iya aku di fesyen?' Aku sebenarnya lebih ke grafis, tapi bukan berarti aku akan ninggalin dunia fesyen. Ya tapi kadang muncul pertanyaan seperti itu di dalam pikiranku," ujar Astri saat ditemui sebelum fashion show di 23 Paskal, Sabtu (7/12/2019).
Desainer kelahiran Bandung, 18 Januari 1988 ini menjelaskan, terjun ke dunia fesyen memiliki rasa yang sama dengan mempertahankan hubungan dengan pasangan.

"Sama aja kaya pacar, kalau kita sebel dan enggak tahan tetapi kita tetap cinta. Aku merasa gitu di dunia fesyen. Aku masih terus belajar mencintai dunia fesyen," ujar dosen IFI ini.
Kepiawaiannya dalam membuat desain pakaian memang tak perlu diragukan lagi, bahkan Astri Lestari pernah mengikuti gelaran fashion show di Indonesia dan luar negeri.
Beberapa gelaran fashion show yang pernah diikutinya adalah, Indonesia Fashion Week, Muffest, fashion show di United Kingdom, Inggris dan Rusia.
Melalui fesyen seseorang bisa mengekspresikan apa yang ada di dalam dirinya.
"Kalau membuat pakaian, biasanya aku ingin membuat model yang kalem, cool, tetapi aku berusaha untuk memadukan berbagai desain semisal androgini, maskulin, feminim," ujarnya.
• Hujan Es Disertai Angin Kencang di Pameungpeuk Bandung, Sebabkan Genteng Sejumlah Rumah Pecah
Menurutnya, fesyen adalah kebebasan dalam berkespresi dan itu membuat pencinta fesyen bisa menggunakan pakaian jenis apapun yang diinginkan.
Oleh karena itu, saat ini Astri Lestari sedang fokus utuk membuat pakaian dalam bentuk kesetaraan gender.