Hujan Es Disertai Angin Kencang di Pameungpeuk Bandung, Sebabkan Genteng Sejumlah Rumah Pecah

Terjadi fenomena hujan es di daerah Desa Sukasari, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 16.00 Wib.

Hujan Es Disertai Angin Kencang di Pameungpeuk Bandung, Sebabkan Genteng Sejumlah Rumah Pecah
ISTIMEWA
Genteng rumah Slamet berjatuhan, akbat hujan es disertai angin kencang, Selasa (10/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terjadi fenomena hujan es di daerah Desa Sukasari, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 16.00 Wib.

Menurut seorang warga Kampung Spen, Desa Sukasari, Ed Slamet (45), hujan es terjadi selama 20 menit.

"Itu disertai angin kencang dan esnya sebesar kelereng, mengakibatkan genteng rumah saya terbang dan pecah. Ada beberapa tetangga juga mengalami hal sama," ujar Slamet, setelah hujan es.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Bandung Pastikan Kebutuhan Bahan Pokok Warga Aman

Genteng rumah Slamet berjatuhan, akbat hujan es disertai angin kencang, Selasa (10/12/2019)
Genteng rumah Slamet berjatuhan, akbat hujan es disertai angin kencang, Selasa (10/12/2019) (ISTIMEWA)

Menurut Slamet, di tahun ini hujan seperti itu baru yang pertama kalinya.

"Dulu pernah sekitar 2016, terjadi hal seperti ini," ujar dia.

Sedangkan warga lainnya, Muhammad Ramdhan (22), mengungkapkan bahwa awalnya hujan disertai angin saja.

Setelah beberapa saat, air hujan turun disertai es.

"Hujan es disertai angin kencang ini tidak hanya merusak genteng rumah saja, tapi ada juga beberapa pohon tumbang," ucapnya.

FAKTA BARU Vina Garut, Rupanya Dinikahi Rayya Saat Remaja, Saat Buat Video Panas Masih di Bawah Umur

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved