Breaking News:

Viral di Media Sosial

Innalillahi, Seorang Ibu Wafat dengan Wajah Tersenyum Sesaat Usai Melahirkan 3 Bayi Kembar di Medan

Beredar unggahan viral, seorang ibu wafat setelah berhasil melahirkan 3 bayi kembarnya, momen mengharukan pun terjadi saat bayi kembarnya dipertemukan

Instagram @makassar_iinfo
Innalillahi, Seorang Ibu Wafat dengan Wajah Tersenyum Sesaat Usai Melahirkan 3 Bayi Kembar di Medan 

Terdengar suara orang-orang yang menyaksikannya menangis haru.

Ibu di Trenggalek Kehilangan Bayi yang Tidur di Sampingnya, Dikira Dibawa Jalan-jalan

Berikut ini saksikan videonya:

Fakta Proses Persalinan Seorang Ibu

Ilustrasi melahirkan
Ilustrasi melahirkan (Shutterstock/Kompas.com)

Banyak yang menyebutkan proses melahirkan adalah momen pertaruhan nyawa ibu dan anak.

Melahirkan adalah perjuangan antara hidup dan mati.

Sementara itu berkaitan dengan melahirkan 3 bayi kembar (triplet) memang pengalaman persalinn secara alami, namun memiliki risiko besar.

Hamil seiring dengan banyaknya jumlah bayi lebih tinggi terkena risiko.

Dilansir tribunjabar.id dari instisari.grid.id, Dr dr Ali Sungkar, SpOG, dari Brawijaya Women and Children Hospital, mengatakan kehamilan kembar risiko kematiannya lebih tinggi dibandingkan kehamilan satu janin.

Menurutnya, kehamilan kembar akan meningkatkan perinatal mortality rate (PMR) atau angka kematian bayi pada usia kehamilan 28 minggu, dan bayi yang berusia tujuh hari.

Angka PMR itu digunakan untuk mengidentifikasi keadaan kesehatan ibu hamil dan bayi.

Angka PMR untuk kehamilan kembar tercatat lebih tinggi, berkisar antara 139 per 1.000 kelahiran.

Video Viral, Paksa Anak Ngemis, Seorang Ibu Pukuli Anak Sendiri, Ternyata Uangnya untuk Bayar Arisan

Berarti dari 1000 bayi kembar yang lahir, 139-nya meninggal.

"Risiko kehamilan ini akan lebih tinggi lagi ketika mengalami kehamilan lebih dari dua janin," ujarnya kepada kompas.com pada 2012 lalu.

Disebutkan faktor atau penyebab risiko kematian ibu hamil ayi lebih dari satu.

Salah satunya yaitu terjadinya komplikasi saat kehamilan kembar.

Kehamilan kembar sebagaimana disebut tadi berisiko tinggi denganragam komplikasi cukup berbahaya.

Antara lain, misal bayi lahir dalam kondisi meninggal, satu atau dua bayi menderita penyakit.

Kemudian kondisi satu bayi meninggal dan kembarannya sakit, atau kematian bayi dan komplikasi kesehatan sang ibu.

Seperti sering terjadi pendarahan hebat.

Kondisi itu bisa terjadi ketika bekuan darah kecil si seluruh aliran darah menyumbat pembuluh darah kecil.

Hal itu yang akan mengurangi produksi sel pembeku darah yang diperlukan untuk mengendalikan darah.

Selanjutnya, Dr Ali menjelaskan setela h menyedari hamil kembar, disarankan agar ibu sejak awal teliti untuk menghindari komplikasi.

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved