Kasus Perjudian Pilkades di Magelang Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Uang Puluhan Juta Rupiah

Polisi yang sedang berpatroli menerima laporan masyarakat yang curiga dengan gerak-gerik tersangka.

Kasus Perjudian Pilkades di Magelang Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Uang Puluhan Juta Rupiah
KOMPAS.COM/IKA FITRIANA
Dua tersangka perjudian Pilkades Magelang dihadirkan saat gelar perkara di Mapolres Magelang, Selasa (26/11/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, MAGELANG - Sebanyak empat orang ditangkap anggota Polres Magelang karena diduga menggunakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebagai bahan perjudian.

Kini keempatnya telah berstatus sebagai tersangka.

Keempatnya adalah SK (60), warga Desa Blongkeng, Kecamatan Ngluwar; KS (56), warga Desa Jumoyo, Kecamatan Salam; AR (58), warga Kadiluwih, Kecamatan Salam dan; Towil (44), warga Desa Plosogede, Kecamatan Ngluwar.

Kapolres Magelang, AKBP Pungky Bhuana Santoso, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap dari hasil pengembangan penangkapan Towil di sekitar tempat pemungutan suara (TPS) Desa Plosogede, Minggu (24/11/2019).

Mahasiswa FH Unpad Tewas Terlindas Truk di Depan Kampus, Berawal Saat Ojol Tersenggol Truk

Polisi yang sedang berpatroli menerima laporan masyarakat yang curiga dengan gerak-gerik tersangka.

Polisi kemudian menggeledah tersangka. Saat itu diketahui tersangka membawa sepucuk senjata api (senpi) rakitan jenis pistol di dalam tas selempang, berikut dua butir amunisi kaliber 38 x 9 mm.

“Setelah dilakukan pengeledahan ternyata yang bersangkutan memiliki senjata api rakitan jenis pistol," kata Pungky dalam pers rilis di Mapolres Magelang, Selasa (26/11/2019).

Menurut Pungky, tersangka datang ke TPS tersebut untuk mengetahui siapa calon kepala desa yang terpilih.

Kemudian ia bekerja sama dengan tiga tersangka lainnya, yakni SK, KS, dan AR, sebagai pemasang judi.

Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing sesaat setelah polisi menangkap Towi.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved