Rabu, 15 April 2026

7 Anak Muda Milenial Jadi Staf Khusus Presiden, Ini Tugas dan Taksiran Gajinya

Presiden Joko Widodo telah memperkenalkan ketujuh staf khususnya yang berasal dari kalangan milenial kepada publik

Editor: Dedy Herdiana
(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Presiden Joko Widodo memperkenalkan 7 orang yang menjadi staf khususnya. Pengumuman itu dilakukan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/11/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah memilih staf khusus yang akan membantunya dalam lima tahun ke depan.

Jokowi pun telah memperkenalkan ketujuh staf khususnya yang berasal dari kalangan milenial kepada publik pada Jumat (22/11/2019).

Nah berapa kira-kira gaji yang akan didapatkan oleh mereka?

Ahok Masuk ke Jajaran Pejabat Pertamina Bukan Lagi Kode, Erick Thohir Sebut Komisaris Utama

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 144 Tahun 2015, seperti dikutip dari Kompas.com,  Jumat (22/11), Staf Khusus akan mendapatkan hak bulanan sebesar Rp 51 juta.

Perpres tersebut mengatur tentang besaran hak keuangan bagi Staf Khusus Presiden, Staf Khusus Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Pribadi Presiden, Asisten dan Pembantu Asisten.

Di dalam pasal 5 beleid tersebut dijelaskan, hak keuangan yang dimaksud merupakan pendapatan keseluruhan yang diterima dan sudah termasuk di dalamnya gaji dasar, tunjangan kinerja, dan pajak penghasilan.

Dalam lampiran perpres tersebut juga dicantumkan besaran hak keuangan para pembantu presiden/wakil presiden lainnya.

Untuk Wakil Sekretaris Pribadi Presiden mendapatkan Rp 36,5 juta, Asisten Rp 32,5 juta dan Pembantu Asisten Rp 19,5 juta per bulan.

Sudah Divonis Pengadilan Bersalah, Pejabat Kadispora Garut Belum Diganti, Ini Kata Bupati

Sebagai informasi, kemarin Presiden Joko Widodo baru saja melantik 7 Staf Khusus yang seluruhnya berasal dari kalangan milenial.

Ketujuh Staf Khusus Presiden tersebut adalah Founder dan CEO Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara (29), Founder dan CEO Creativepreneur Putri Tanjung (23), Founder dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra (32).

Kemudian Pendiri Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi (36), Pendiri Yayasan Kitong Bisa dan Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia Gracia Billy Mambrasar (31), Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia (32), dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII) Aminuddin Maruf (33).

Ini Tugasnya:

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dikutip dari Kompas.com, mengatakan, tugas utama para staf khusus milenial yang baru ditunjuk Presiden Joko Widodo ialah menjembatani Istana Kepresidenan dengan anak muda.

Dengan demikian, pemerintah memiliki masukan yang utuh dalam membangun Indonesia.

Ia menilai anak muda sering kali memiliki solusi dalam menghadapi ketidakpastian dunia, khususnya yanng bersentuhan dengan teknologi.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved