Minggu, 19 April 2026

Dua Kecelakaan di Jalur Maut Cianjur, Penyeberang Jalan Tewas Pengendara Motor Luka Berat

Dua kecelakaan terjadi di jalur maut yang menghubungkan Cianjur - Sukabumi di hari yang sama dalam jam yang berbeda.

Istimewa
Petugas kepolisian Polres Cianjur menunjukkan lokasi motor yang menabrak truk tronton di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi atau tepatnya di Kampung Dangdeur, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Selasa (19/11/2019) siang sekitar pukul 14.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Dua kecelakaan terjadi di jalur maut yang menghubungkan Cianjur - Sukabumi di hari yang sama dalam jam yang berbeda.

Satu orang mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia akibat dua kecelakaan tersebut.

Kecelakaan pertama adalah peristiwa penyeberang jalan tertabrak hingga meninggal dunia terjadi Selasa (19/11/2019) malam sekitar pukul 19.20 WIB di Jalan Raya Sukabumi-Warungkondang tepatnya di Kampung Cieundeur RT 01/01, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang.

12 Kios Pasar Guntur Terbakar Dini Hari Tadi, Ini Dugaan Penyebabnya

Kapolsek Warungkondang, AKP Gito, mengatakan kronologisnya berawal saat angkutan kota ( angkot) bernomor polisi F-1999-WX yang dikemudikan oleh Asep Irawan (19) melaju dari arah Cianjur menuju Warungkondang.

"Saat menempuh jalan lurus mendahului kendaraan roda empat dengan posisi tidak aman, sehingga angkot itu menabrak penyeberang jalan," ujar Gito, Rabu (20/11/2019).

Penyeberang jalan atas nama Ida Ratna (55) yang datang dari bahu jalan sebelah kiri langsung terpental dan meninggal di tempat.

Sementara kecelakaan sebelumnya yang terjadi di jalur yang sama adalah seorang lelaki tunawicara mengalami luka berat, setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tronton yang sedang melaju dari arah berlawanan di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi atau tepatnya di Kampung Dangdeur, Desa Ciwalen, Kecamatan Warungkondang, Selasa (19/11/2019) siang sekitar pukul 14.00 WIB.

Persib Bandung Punya Pengalaman Menyakitkan Lawan Barito Putera, Robert Langsung Bilang Begini

Berdasarkan informasi kejadian itu berawal saat sepeda motor Yamaha Mio B 6240 VBZ yang dikendarai pria tunawicara yang belum diketahui identitasnya itu melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi.

Namun saat di lokasi kejadin sepeda motor yang kendarai oleh pria yang diperkirakan berusia 37 tahun itu secara tiba-tiba belok ke sebelah kanan dan menabrak samping kanan dalam tronton Hino box B 9569 KEU yang datang dari arah berlawanan, sehingga sepeda motor tersebut terpental dan pengemudinya terjatuh ke sebelah kiri.

Pengemudi Tronton Ahmad Fatoni (36) mengatakan, saat kejadian tersebut kendaraan yang dikemudikannya melaju dalam kecepatan sekitar 40 Km/Jam, meski tidak dalam kecepatan yang terlalu tinggi namun ia mengaku tak dapat menghidari dari tabrakan itu.

"Saya kira pengemudinya mabuk, kok tiba-tiba motor itu belok ke kanan," ujarnya di lokasi kejadian.

Kapolsek Warungkondang AKP Gito mengatakan pengemudi kendaraan sepeda motor Yamaha Mio B 6240 VBZ tidak menjaga jarak yang aman sewaktu belok ke kanan sehingga menabrak bagian depan samping kanan tronton Hino box B 9569 KEU yang melaju dari arah berlawanan.

Reuni Djadjang Nurdjaman dengan Persib Bandung Ditanggapi Dingin Robert Alberts, Ini Katanya

"Pengemudi sepeda motor mengalami luka berat, saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit,"katanya.

Menurutnya pengendara sepeda motor tidak membawa SIM dan KTP sehingga pihak kepolisian belum bisa memastikan identitasnya.

"Pengedara sepeda motor tunawicara sehingga kami kesulitan untuk mengorek keterangan,"ujarnya

Lanjut Gito saat ini kasus kecelakaan tersebut sudah ditangani unit laka Polres Cianjur.

"Sepeda motor dan tronton sudah diamankan untuk dijadikan barang bukti," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved