PLN Jabar Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

GM PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha, mengakui ada tantangan sendiri ketika dirinya ditugasi menjadi pimpinan baru di Jabar

PLN Jabar Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0
tribun jabar
BERSILATURAHMI - GM PLN Unit Induk Distribusi Jabar, Agung Nugraha (berbaju batik) dan pimpinan lainnya berkunjung ke kantor Tribun Jabar, Selasa (19/11). 

BANDUNG, TRIBUN - General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Nugraha, mengakui ada tantangan sendiri ketika dirinya ditugasi menjadi pimpinan baru PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat per November ini.

Menurutnya, ada perbedaan karakteristik saat dirinya bertugas sebagai GM PLN Sumut, GM PLN Jateng, dan saat ini di Jawa Barat. Hal tersebut ia ceritakan saat melakukan media visit ke Kantor Tribun Jabar, Selasa (19/11/2019).

Dalam kunjungannya kali ini ia didampingi oleh Senior Manager Perencanaan Tri Prantoro, Senior Manager GA Andoko Suyono, Senior Manager Hendrizal, Manager UP3 Bandung Majudin, Manager Komunikasi Iwan Ridwan, Manager Adfas Oktoyura, Asmen Komunikasi Eriga, SRM Tosni, dan staf lainnya.

Menurut Agung, ketika dirinya bertugas di Medan, sebelum 2017 silam, dirinya dihadapkan dengan problematika pemadaman bergilir.

GM Baru PLN Jabar Agung Nugraha Silaturahmi ke Tribun Jabar, Bahas Kerja Sama

Saat menjabat, ia sudah memiliki agenda untuk meminimalisir pemadaman bergilir di sana.
Menurut dia, selama menjabat di sana, dengan usaha dan kerja keras semua staf, akhirnya pemadaman listrik berhasil diminimalisir.

“Tidak mungkin untuk meniadakan pemadaman bergilir karena sumber listrik di sana terbatas. Yang bisa saya lakukan saat itu hanya bagaimana caranya pemadaman listrik bergilir dilakukan seadil-adilnya dan seminimal mungkin,” kata dia.

Kemudian ketika dia bertugas di Jateng per 1 Maret 2017 sampai November 2019, ia mendapati tantangan baru.

Saat itu ia menargetkan untuk melakukan dieselisasi atau mengalihkan penggunaan mesin diesel oleh masyarakat ke listrik.

“Di sana itu banyak warga yang masih menggunakan diesel untuk berbagai kegiatan, seperti menambang batu dan pasir, irigasi, tambak, dan lain-lain. Nah di sana kami coba untuk mengarahkan warga menggunakan listrik, tidak lagi diesel. Dengan beralih dari mesin diesel ke listrik, warga bisa menghemat pengeluaran,” kata dia.

Disebut Bakal Jadi Orang Penting BUMN, Perbandingan Gaji Ahok Bila Jadi Direksi Pertamina atau PLN

Sementara itu, ketika ditugaskan di PLN Jabar, tantangan yang ia hadapi adalah soal teknologi dan inovasi. Menurutnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil adalah pemimpin yang inovatif dan melek teknologi.

“Maka dari itu, kami harus bisa menyesuaikan diri. Kami harus berinovasi, terutama dalam hal teknologi apalagi ke depan sudah era 4.0,” kata dia.

Tantangan lainnya yaitu menumbuhkan penjualan listrik di era 4.0 sebesar 5%. Pihaknya optimistis dengan target tersebut, meskipun akan banyak kendala ke depannya. “Kami harus bisa mengejar itu, tentunya dengan beberapa inovasi,” kata dia.

Kedatangan rombongan PLN UID Jabar diterima oleh Pemimpin Redaksi Tatang Suherman, Vice GM Bussiness Purnomo, News Manager Oktora Veriawan, Manager Online Digital Kisdiantoro, dan Manager Iklan Dicky Hadian, serta staf lainnya.
Dalam kesempatan itu, Tatang menjelaskan bahwa Tribun Jabar siap bersinergi dengan PLN dalam berbagai hal.

“Salah satunya kami bisa ikut mensosialisasikan program-program PLN Jabar. Program ini harus bisa tersosialisasikan hingga ke pelosok Jabar baik itu melalui print (koran) maupun secara digital,” kata dia. (Tribunjabar.id/Oktora Veriawan)

Penulis: Oktora Veriawan
Editor: Oktora Veriawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved