Kamis, 30 April 2026

DPRD Jabar Dukung Penuh Pengembangan Bandara Kertajati, Marketing Harus Super Aktif

DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan mendukung penuh pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat ( BIJB) di Kertajati, Majalengka

Tayang:
TRIBUN JABAR/M SYARIF ABDUSSALAM
Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari saat menghadiri Acara Pendaratan Perdana di BIJB atau Bandara Kertajati oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - DPRD Provinsi Jawa Barat menyatakan mendukung penuh pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat ( BIJB) di Kertajati, Majalengka, agar benar-benar menjadi bandara kebanggaan masyarakat Jabar.

Dukungan yang diberikan DPRD bukan hanya sebatas kebijakan anggaran, namun juga dorongan kepada pemerintah pusat, termasuk Pemprov Jabar dalam pengembangan bandara terbesar kedua di Indonesia itu.

Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanandi, mengatakan pengembangan bandara harus segera dilakukan seiring pembangunan sarana dan prasarana pendukung yang kini telah berjalan.

DPRD Jabar Umumkan Komisioner KIP Jabar Periode 2019-2023, Ini Nama-nama Mereka

DPRD Jabar Perjuangkan Pembangunan Jalur Khusus Angkutan Tambang, Atasi Masalah di Parung Panjang

Terlebih, kata Daddy, BIJB akan menjadi bandara pemberangkatan haji dan umrah yang ditargetkan dimulai 2020 mendatang.

"Kita sudah punya asrama haji di Indramayu, sehingga sarana pelengkap lainnya harus segera dibangun, seperti rumah sakit, hotel, bahkan hingga mall juga harus dibangun," ujar Daddy, Selasa (19/11/2019).

Pihaknya mendorong pembangunan sarana dan prasarana tersebut dibangun di kawasan Aerocity BIJB.

Sehingga, BIJB akan memiliki sarana yang lengkap yang nantinya dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat, termasuk wisatawan untuk menggunakan layanan penerbangan di BIJB.

"Pekerjaan besarnya bagi pihak pengelola, PT BIJB dan Angkasa Pura, yakni mendatangkan investor untuk membangun berbagai sarana pelengkap tersebut di kawasan Aerocity BIJB," sebut Daddy.

Seiring dorongan pembangunan berbagai sarana dan prasarana tersebut, lanjut Deddy, pihaknya juga terus mendorong pemerintah pusat untuk segera merampungkan aksesibilitas BIJB.

Pihaknya menginginkan, BIJB memiliki dua akses tol langsung, baik dari Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) maupun Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang kini masih dalam tahap pembangunan.

"Akses tol ini penting, masa bandara internasional aksesnya non-tol. Kita dorong terus agar ada akses langsung dari Tol Cipali dan Tol Cisumdawu segera rampung," ujarnya.

DPRD Jabar katanya, terus mendorong peningkatan volume penerbangan di BIJB melalui kebijakan, salah satunya dengan melobi pemerintah pusat, dalam hal ini Direkrorat Jenderal Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, agar penerbangan komersial di Jabar dipusatkan di BIJB.

"Kenapa kita lobi Dirjen Angkutan Udara, karena mereka adalah regulatornya. Kita terus dolong agar penerbangan komersial dipusatkan di BIJB dan Bandara Husein sebaiknya dikembalikan saja menjadi pangkalan udara," katanya.

Agar volume penerbangan di BIJB meningkat, pihaknya juga meminta PT BIJB dan PT Angkasa Pura II sebagai operator BIJB memaksimalkan upaya marketing. Menurut dia, potensi pasar BIJB di Jabar sendiri cukup besar.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved